Tangis Haru Kenang Sang Ayah Hiasi Pidato Pengukuhan Prof, Joni Safaat Menjadi Guru Besar UMMAT

0
878

KabarLagiMataram – Tangis haru tak terbendung saat Prof. Dr. Joni Safaat, St. M.Sc., Ph.D., membuka pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Mengenang sang ayah yang meninggal ketika ia masih kecil, Prof. Joni menyampaikan betapa besar peran ibunya dalam membesarkannya seorang diri.

“Ibu saya adalah pahlawan. Beliau yang membesarkan saya dengan penuh perjuangan dan doa. Kesuksesan saya hari ini adalah berkat doa ibu,” ungkapnya dengan suara bergetar. Selasa (17/2/2025).

Semasa kuliah, perjuangan Prof. Joni tidaklah mudah. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia kerap mengirim sepatu kepada ibunya untuk dijual di kampung. “Saya selalu percaya, selama ada ikhtiar dan doa, jalan akan terbuka,” tuturnya.

Perjalanan akademiknya membentuk ketangguhan dan dedikasi yang membawanya menjadi seorang pakar di bidang Life Cycle Assessment (LCA) atau Kajian Daur Hidup. Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya pendekatan ini untuk meningkatkan kinerja lingkungan pada sektor industri. Menurutnya, industri harus lebih sadar akan dampak yang mereka hasilkan terhadap ekosistem dan masa depan generasi mendatang.

Keputusannya untuk meninggalkan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) demi fokus mengabdi di dunia akademik juga menjadi bukti komitmennya dalam ilmu pengetahuan dan pendidikan. “Saya memilih jalan ini karena ingin memberikan manfaat yang lebih luas, membangun kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Pada ksempatan tersebut ia berterimakasih kepada semua pihak diantaranya Rektor dan seluruh Civitas akademik UMMAT.

” Terimakasih kepada kedua orang tua, istri dan anak saya yang begitu luar biasa selalu menyuport. Terimakasih juga untuk menteri pendidikan tinggi saints dan teknologi, ”

Di akhir pidatonya, Prof. Joni kembali menegaskan bahwa keberhasilan seseorang sangat dipengaruhi oleh bagaimana ia memperlakukan orang tuanya. “Kesuksesan kita adalah cerminan dari doa dan restu ibu serta ayah kita,” pungkasnya.

Pidato pengukuhan ini tidak hanya menjadi momen akademik yang penting, tetapi juga kisah inspiratif tentang keteguhan hati, pengorbanan, dan pentingnya nilai-nilai keluarga dalam perjalanan menuju kesuksesan

Diketahui Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi memiliki dua guru besar baru di bawah kepemimpinan Rektor Drs, Abdul Wahab, M.A. Kedua guru besar tersebut adalah Prof. Joni Safaat, ST., M.Sc., Ph.D., dengan kepakaran di bidang Daur Hidup, serta Prof. Dr. I Made Suyasa Saputra, M.Hum dengan kepakaran Sastra dan Tradisi Lisan.