Wagub NTB Tekankan Komitmen Transparansi pada Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2024

0
369

KabarLagi.Com-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., bersama Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, turut menghadiri agenda entry meeting dalam rangka pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB Tahun Anggaran 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Bima, Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, pada Selasa (15/4) tersebut menjadi titik awal dimulainya proses audit LKPD. Selain itu, forum ini juga difungsikan sebagai wadah koordinasi antara BPK dan pemerintah daerah, guna membahas pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dan LKPD.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan rasa syukur bisa bergabung bersama sejumlah kepala daerah dari wilayah 6 di momen penting ini. Ia pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Anggota VI BPK RI yang telah memberikan berbagai arahan penting sebagai bahan pertimbangan dalam memperbaiki tata kelola keuangan.

“Puji syukur, hari ini saya bersama kepala daerah dari wilayah 6 bisa hadir dalam kegiatan di BPK Bali, yang juga dihadiri langsung oleh salah satu Anggota VI BPK RI. Banyak arahan, masukan, dan catatan penting yang menjadi bahan evaluasi bersama,” ungkapnya.

Wakil Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Provinsi NTB agar mampu mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia menambahkan bahwa capaian WTP sejatinya bukan sekadar sebuah prestasi administratif, tetapi mencerminkan kesungguhan dan integritas aparatur pemerintah dalam menjalankan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel.

“Saya sangat berharap NTB bisa kembali meraih WTP. Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, WTP bukanlah tujuan utama, namun merupakan wujud nyata komitmen aparatur pemerintah dalam menjaga kualitas tata kelola administrasi keuangan daerah,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur berharap agenda seperti ini dapat terus diadakan secara rutin, karena tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga ruang mempererat hubungan antar pemerintah daerah sekaligus tempat berbagi pemikiran dan ide demi kemajuan bersama.

“Kami semua tentu berharap pertemuan seperti ini bisa terus dilakukan, tidak hanya untuk evaluasi, namun juga memperkuat silaturahmi serta memperkaya wawasan dan pertukaran gagasan antarprovinsi,” tutupnya.