KabarLagi.Com--Musyawarah Besar (MUBES) Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar (IKA FEBI UINAM) tahun ini menghadirkan dinamika baru dalam sejarah organisasi. Untuk pertama kalinya, proses pencalonan ketua diikuti oleh tujuh calon yang berasal dari beragam latar belakang dan jejaring fakultas, menunjukkan antusiasme dan partisipasi alumni yang semakin kuat.
Sebagai organisasi alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, IKA FEBI selama ini dikenal dengan tradisi musyawarah mufakat yang kerap berujung pada aklamasi atau penunjukan secara kolektif. Namun, pada MUBES kali ini, dinamika berbeda terlihat dengan munculnya banyak figur yang siap berkompetisi secara sehat dan demokratis demi membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.
Fenomena ini dinilai sebagai sinyal positif atas meningkatnya kepedulian alumni terhadap arah dan masa depan organisasi. Keterlibatan tujuh calon tidak hanya mencerminkan semangat demokrasi internal, tetapi juga menunjukkan bahwa IKA FEBI UINAM semakin relevan dan memiliki daya tarik kuat di kalangan alumni lintas generasi.
MUBES IKA FEBI UINAM diharapkan menjadi momentum bersejarah yang menandai babak baru tata kelola organisasi alumni dari tradisi aklamasi menuju partisipasi yang lebih terbuka dan inklusif. Dengan tingginya keterlibatan alumni, forum ini diyakini akan menghasilkan kepemimpinan yang kuat, representatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi dan bisnis Islam di masa depan.
