Sang Pelaku Sejarah Kembali Mengabdi: Pendiri FORKEIS Mega Oktaviany Resmi Pimpin IKA FEBI UIN Alauddin Makassar

0
161

KabarLagi.Com–Pemimpin yang sejati tidak hanya membaca sejarah, tetapi ia menciptakannya. Adagium inilah yang paling tepat menggambarkan sosok Mega Oktaviany, S.E.I., akademisi Universitas Gunadarma yang baru saja didapuk sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar.

​Bagi civitas akademika UIN Alauddin, nama Mega Oktaviany—alumni Ekonomi Islam angkatan 2007—bukan sekadar nama dalam daftar lulusan terbaik. Ia adalah sosok “pelaku sejarah” yang telah membuktikan kapasitas kepemimpinannya jauh sebelum ia berdiri di mimbar ketua alumni.

​Bukti nyata dari tangan dinginnya adalah berdirinya Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) FORKEIS UIN Alauddin Makassar. Organisasi yang turut ia rintis belasan tahun silam tersebut kini telah berkiprah selama 17 tahun, tumbuh menjadi organisasi raksasa yang tidak henti-hentinya menyumbangkan medali, prestasi, dan mengharumkan nama almamater di kancah nasional hingga internasional.

​”Banyak yang bertanya, mengapa seorang akademisi yang kini sibuk mengabdi di Universitas Gunadarma bersedia turun gunung memimpin IKA FEBI? Jawabannya sederhana: karena panggilan sejarah,” ujar perwakilan formatur alumni yang hadir. Kapasitas Mega dinilai sudah teruji oleh waktu; ia tahu persis bagaimana membangun sebuah organisasi dari nol hingga menjadi institusi yang disegani di level nasional.

​Dalam pidato kebangsaannya di hadapan para Guru Besar dan ribuan alumni lintas angkatan, Mega menegaskan bahwa IKA FEBI tidak boleh sekadar menjadi ajang nostalgia masa kuliah.
​”Tujuh belas tahun lalu, saat kami merintis FORKEIS, kami hanya punya visi dan keyakinan bahwa ekonomi Islam akan menjadi solusi masa depan. Hari ini, FORKEIS telah membuktikannya di panggung dunia. Semangat yang sama akan kita tiupkan ke dalam rahim IKA FEBI. Kita satukan kekuatan para birokrat, pengusaha, praktisi, dan akademisi dalam satu ikatan yang solid. Kita tidak sedang berkumpul untuk bernostalgia, kita sedang bersiap mencetak sejarah baru!” tegas Mega dengan penuh semangat.
​Kehadiran sosok pimpinan yang memadukan ketajaman intelektual sebagai dosen kampus ternama di Ibu Kota dan rekam jejak organisatoris yang legendaris ini memercikkan optimisme baru. Di bawah komandonya, IKA FEBI UIN Alauddin Makassar diproyeksikan tidak hanya akan menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi lokomotif penggerak ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

​Membawa filosofi luhur tanah Bugis, “Rebba sipatokkong, mali siparappe”, Mega Oktaviany siap merajut kembali simpul-simpul persaudaraan ribuan alumni. Kapal besar IKA FEBI kini telah menemukan nakhoda yang tepat, seorang pelaku sejarah yang tahu pasti arah menuju kejayaan.