KabarLagi.com—Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Dompu (GMPD) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Dompu dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Bupati Dompu, Selasa (2/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, GMPD menyoroti berbagai persoalan yang masih dikeluhkan masyarakat, mulai dari lampu jalan yang rusak, minimnya penerangan di sejumlah desa, kerusakan jalan, hingga layanan air bersih yang belum optimal.
Perwakilan GMPD menilai pemerintah perlu bergerak lebih cepat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Bupati Dompu Bambang Firdaus mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun, ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan utama dalam mempercepat pembangunan.
Menurutnya, pemerintah saat ini memprioritaskan perbaikan pada titik-titik yang paling mendesak sambil terus mengupayakan dukungan program dari pemerintah pusat.
Terkait layanan air bersih, Pemkab Dompu mengaku tengah melakukan berbagai langkah pembenahan, termasuk revitalisasi fasilitas pengolahan air dan perbaikan tata kelola pelayanan.
Sementara itu, Dinas PUPR memastikan sejumlah ruas jalan yang menjadi sorotan masyarakat telah masuk dalam agenda pembangunan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam tahap persiapan pelaksanaan.
Audiensi berlangsung kondusif dan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mengawal percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Dompu.(TM)
