Setahun Tertahan di Saudi, Keluarga PMI Asal Dompu Minta Prabowo Turun Tangan

0
18

KabarLagi.com—Harapan keluarga Dewi Anggriani untuk melihat anggota keluarganya kembali ke tanah air belum juga terwujud. Perempuan asal Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu itu dilaporkan masih berada dalam pencekalan di Kantor Sakan, Arab Saudi, yang menurut keluarganya telah berlangsung selama satu tahun.

Merasa berbagai upaya belum membuahkan hasil, keluarga Dewi kini membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. Melalui surat pengaduan resmi, mereka meminta perhatian langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar proses penyelesaian kasus yang dialami Dewi dapat segera dipercepat.

Laporan serupa juga dikirimkan ke sejumlah lembaga negara dan pejabat terkait, mulai dari Kementerian Luar Negeri, DPR RI, Kapolri, Gubernur NTB hingga Kapolda NTB. Keluarga berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah konkret untuk membebaskan Dewi dari pencekalan yang disebut dilakukan oleh majikan keduanya, Khairiya Ali Yahya Al-Qahtani, yang berdomisili di Riyadh.

Menurut keluarga, lamanya Dewi berada dalam status pencekalan membuat mereka semakin khawatir. Mereka berharap ada intervensi dan penanganan khusus dari pemerintah agar Dewi dapat segera dipulangkan ke Indonesia.

Dalam laporan yang disampaikan, keluarga juga menyoroti proses keberangkatan Dewi ke Arab Saudi. Mereka menduga terdapat praktik penyaluran ilegal yang melibatkan tiga orang sponsor. Dugaan tersebut turut disampaikan kepada aparat penegak hukum agar mendapat perhatian lebih lanjut.

“Salah satu point Laporan Pengaduan tertulis yang kami kirim itu, selain meminta kepada yang Mulia Bapak Presiden RI, Bapak Menlu RI, Ibu Ketua DPR RI dan Bapak Gubernur NTB agar bisa mengeluarkan Dewi dari pencekalan majikan keduanya di Kantor Sakan, juga meminta kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda NTB untuk menyikapi kasus dugaan TPPO yang diduga dilakukan oleh ke 3 oknum sponsor inisial Jul, Ros dan Din itu sehingga ada efek jera bagi mereka,”aku Yudi kepada media ini pada Minggu (14/06/26) malam.

Di tengah upaya keluarga mencari keadilan, Pemerintah Kabupaten Dompu juga mulai mengambil langkah administratif. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu mengaku telah menyampaikan laporan resmi kepada instansi terkait di tingkat pusat.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, mengatakan surat laporan telah dikirimkan ke KP2MI Jakarta dengan tembusan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan keluarga mengenai kondisi Dewi di Arab Saudi.

“Senin tadi kami sudah mengirimkan surat laporan pada KP2MI Jakarta tembusan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Insyaallah kita sama-sama menunggu hasil kerja pihak Kementerian Luar Negeri dan KBRI termasuk ada pihak lain yang diupayakan oleh sponsor lah. Jadi kita minta pihak keluarga bersabar dulu,”ungkap Syahid.

Hingga kini, keluarga masih menunggu perkembangan dari pemerintah pusat dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi. Bagi mereka, satu tahun menanti sudah terlalu lama, sementara harapan terbesar tetap sama: membawa Dewi Anggriani pulang dengan selamat ke kampung halamannya di Dompu.