Fahri Hamzah Soroti Potensi Maritim dan Pariwisata Dompu sebagai Motor Ekonomi Masa Depan

0
17

KabarLagi.com—Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah, menilai Kabupaten Dompu memiliki peluang besar berkembang sebagai kawasan ekonomi berbasis maritim dan pariwisata. Penilaian itu disampaikannya saat menghadiri peresmian hasil penataan kawasan Dorokarama II di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Senin (15/6/2026).

Menurut Fahri, pembangunan kawasan permukiman tidak hanya berorientasi pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Banyak talenta di pelosok desa yang memiliki kemampuan mendesain dan mentransformasi kawasan kumuh menjadi kawasan yang lebih baik. Mereka adalah arsitek-arsitek bertalenta yang dimiliki daerah,” ujarnya.

Fahri menekankan bahwa pembangunan nasional harus menjangkau desa-desa dan wilayah pesisir. Karena itu, pemerintah mendorong berbagai instrumen pembangunan ekonomi, termasuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih untuk memperkuat kemandirian masyarakat.

Ia juga menyoroti sejumlah potensi unggulan Dompu yang dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi daerah, mulai dari wisata hiu paus, kawasan pesisir, hingga Pantai Lakey yang dikenal sebagai destinasi selancar bertaraf internasional.

Selain pembangunan ekonomi, Fahri mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas generasi muda melalui pemenuhan gizi anak dan pembangunan sumber daya manusia yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik.

“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Karena itu, kita harus terus bertransformasi, memperbaiki diri, dan berusaha memberikan yang terbaik,” pesannya.

Pada akhir sambutannya, Fahri mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan pesisir dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun laut. Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan Dorokarama II menjadi salah satu indikator bangkitnya wilayah pesisir yang dapat berkontribusi terhadap target Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah tanda bahwa kawasan pesisir kita mulai bangkit dan siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.