KabarLagi.com—Pemerintah membuka akses jalan lintas Soro–Napa guna meningkatkan arus transportasi masyarakat di wilayah Kempo, Pekat, hingga Tambora menuju Mataram, Bali, dan Pulau Jawa.
Jalan tersebut kini menjadi salah satu jalur strategis yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, ruas Soro–Napa juga mendukung berbagai sektor unggulan seperti peternakan, perkebunan, pertanian, hingga pariwisata.
Saat ini, pemerintah tengah mengupayakan kelanjutan pembangunan jalan yang mengarah ke Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas pemerintah daerah hingga pusat.
Kepala Desa Soro, Patowari, kepada wartawan menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat agar pembangunan dapat dilanjutkan dan direalisasikan pada akhir tahun ini.
“Ruas ini akan diusulkan naik status menjadi jalan nasional,” ujar Patowari.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Fahri Hamzah akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.
Selain berfungsi sebagai jalur transportasi, jalan lintas dari Kecamatan Kempo menuju Desa Nanga Tumpu juga memiliki potensi wisata, seperti wisata kuliner dan wisata hiu paus yang mulai menarik perhatian.
Namun demikian, kondisi ruas jalan tersebut saat ini menghadapi ancaman serius. Beberapa titik dilaporkan rawan putus akibat abrasi air laut, sehingga diperlukan penanganan cepat untuk menjaga keberlanjutan akses dan keselamatan pengguna jalan.(TM)
