KabarLagi.com–Pemerintah Kabupaten Dompu mulai memasuki tahapan verifikasi faktual dan wawancara calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dompu periode 2026–2031. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Dompu, Ardiansyah, yang mewakili Bupati Dompu di Ruang Rapat Bupati, Kamis (9/7).
Verifikasi dihadiri Staf Ahli Bupati Dompu, Kepala Kementerian Agama Dompu, Pimpinan Baznas RI sekaligus Pembina Wilayah NTB H. Syarifuddin, Ketua Baznas Provinsi NTB, sejumlah kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkup Setda Dompu, serta Tim Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Dompu.
Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi negara yang mengemban amanah besar dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah. Karena itu, proses seleksi harus mampu menghasilkan pimpinan yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan integritas yang tinggi.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama Baznas. Sejak proses seleksi, rekam jejak dan integritas calon harus menjadi perhatian utama agar lembaga ini tetap dipercaya publik,” ujarnya.
Ia juga meminta tim seleksi melakukan verifikasi secara objektif dan menyeluruh, meliputi rekam jejak keagamaan, pengalaman manajerial, hingga integritas para calon.
Selain itu, Ardiansyah berharap pimpinan Baznas yang terpilih nantinya memiliki visi yang jelas untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, instansi keagamaan, dan tokoh masyarakat dalam mengembangkan program-program zakat yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi NTB, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., menilai Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka kemiskinan melalui pengelolaan zakat yang lebih produktif.
Ia berharap kepengurusan Baznas yang baru mampu mengembangkan program pemberdayaan ekonomi sehingga bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian para penerima manfaat.
Menurutnya, Baznas Kabupaten Dompu juga perlu memperluas pendataan muzakki dan mustahik hingga ke desa-desa, membangun sistem pelaporan keuangan yang transparan dan mudah diakses masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan berbagai lembaga sosial untuk meningkatkan penghimpunan dan penyaluran dana zakat secara lebih efektif.(TM)
