Lima Bendungan Sekaligus Diresmikan Prabowo, Apa Dampaknya bagi Ketahanan Pangan Indonesia?

0
20

KabarLagi.com–Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7). Peresmian tersebut sekaligus menandai beroperasinya lima bendungan baru di berbagai wilayah Indonesia yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan air dan mendukung target swasembada pangan nasional.

Prosesi peresmian dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo setelah menyampaikan sambutannya. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum menyampaikan laporan mengenai pembangunan bendungan-bendungan tersebut.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut mendampingi Presiden dalam acara itu, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Pertanian, Sekretaris Kabinet, Panglima TNI, dan Kapolri.

Dari unsur pemerintah daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB hadir dalam kegiatan tersebut. Seluruh bupati dan wali kota se-NTB juga mengikuti prosesi peresmian, termasuk Bupati Dompu, Bambang Firdaus.

Menurut Bambang Firdaus, kehadiran bendungan baru menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap Bendungan Meninting bersama empat bendungan lainnya dapat memberikan manfaat nyata bagi penyediaan air irigasi, mendukung produktivitas pertanian, serta mempercepat terwujudnya cita-cita Indonesia sebagai negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

Peresmian Bendungan Meninting mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya warga Kabupaten Lombok Barat sebagai tuan rumah. Pemerintah berharap keberadaan infrastruktur sumber daya air tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.(TM)