Pakar: Blok Masela Harus Perkuat Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Lingkungan dan Masyarakat

0
23

KabarLagi.com–Proyek pengembangan gas alam cair (LNG) Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, dinilai menjadi proyek strategis yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia. Namun, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan perlindungan lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal.

Pakar lingkungan Universitas Sahid (USAHID), Natalis Situmorang, mengatakan Blok Masela memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta mempercepat pembangunan infrastruktur di Kepulauan Tanimbar. Di tingkat nasional, proyek tersebut juga akan memperkuat penerimaan negara dan mendukung pengembangan industri petrokimia serta pupuk.

Menurut Natalis, produksi gas dari Blok Masela harus dimanfaatkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG melalui optimalisasi LNG domestik dan perluasan jaringan gas (jargas).

“Pasokan gas dari Blok Masela harus menjadi momentum mempercepat kemandirian energi nasional,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan adanya risiko lingkungan akibat aktivitas eksplorasi dan eksploitasi migas di Laut Arafura dan perairan Tanimbar yang berpotensi memengaruhi ekosistem laut serta mata pencaharian nelayan.

Natalis juga menekankan pentingnya keadilan bagi masyarakat yang terdampak proyek, terutama dalam proses pembebasan lahan. Menurutnya, pemerintah harus memastikan masyarakat, termasuk pemilik tanah adat, memperoleh kompensasi dengan prinsip “ganti untung”, bukan sekadar “ganti rugi”.

Selain itu, ia meminta pemerintah dan pelaksana proyek tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga menjamin kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam.

Ia pun mendorong agar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dilaksanakan secara transparan dan ketat sehingga Blok Masela dapat menjadi contoh pembangunan industri ekstraktif yang mampu berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat.

“Keberhasilan Blok Masela tidak hanya diukur dari nilai investasi dan produksi energi, tetapi juga dari terjaganya lingkungan serta manfaat yang dirasakan masyarakat lokal,” tutupnya.