KabarLagi.com–Festival Ngemar Kawa (Festival Petik Kopi Batulanteh) 2026 di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Sabtu (25/7), menjadi ajang promosi kopi lokal sekaligus penguatan sektor UMKM, pertanian, dan pariwisata berbasis masyarakat.
Camat Batulanteh Adiman menyebut festival merupakan ungkapan syukur masyarakat atas panen kopi sekaligus upaya melestarikan tradisi, menggerakkan ekonomi lokal, dan mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari. Ia juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang dinilai semakin mempermudah akses menuju Batulanteh.
Mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB H. Wirawan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun ekosistem kopi dari hulu hingga hilir. Menurutnya, Kopi Tepal telah dipasarkan di salah satu kafe di Kota Mataram dan memiliki peluang besar menembus pasar yang lebih luas apabila didukung petani yang kuat, kelembagaan yang baik, serta pemanfaatan teknologi informasi.
Ia menilai Festival Ngemar Kawa menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku UMKM, dan komunitas dalam memperkuat rantai nilai kopi sekaligus mengembangkan destinasi wisata berbasis perkebunan.
Rangkaian kegiatan festival diisi dengan pertunjukan Tari Kreasi Ngemar Kawa, penyerahan cinderamata, pemberian sertifikat kepada pelaku UMKM, dan ditutup dengan prosesi peniupan serunai oleh perwakilan Gubernur NTB sebagai tanda resmi dibukanya Festival Ngemar Kawa 2026.
