KabarLagi.com—Perjalanan dinas baru saja usai. Namun, sebelum sempat beristirahat, Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad Ansori, memilih mengubah arah langkahnya. Kabar tentang kebakaran yang menimpa warga Desa Kerekeh membuatnya segera menuju lokasi bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Di tengah puing-puing bangunan yang menghitam dan wajah-wajah warga yang masih menyimpan kepanikan, Ansori datang bukan hanya untuk melihat dampak musibah, tetapi juga memastikan pemerintah hadir di saat masyarakat paling membutuhkan.
Baginya, setiap bencana yang menimpa warga bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan duka yang harus dipikul bersama.
Di lokasi kejadian, Ansori menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang kembali terjadi di wilayah Sumbawa. Menurutnya, cuaca panas yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko kebakaran, terutama pada rumah-rumah yang masih menggunakan instalasi listrik berusia tua atau sudah tidak layak pakai.
“Musibah seperti ini tentu tidak pernah kita inginkan bersama. Di tengah kondisi cuaca panas belakangan ini, potensi bahaya kebakaran memang meningkat, salah satunya dipicu oleh kabel instalasi listrik rumah warga yang sudah lapuk atau tidak terkontrol,” ujarnya.
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Ansori mengajak pemerintah desa, pengurus RT, dan RW lebih aktif memetakan rumah-rumah yang memiliki instalasi listrik berisiko agar dapat segera diperbaiki sebelum memicu bencana.
Ia menilai, upaya sederhana seperti pendataan dan pembaruan instalasi listrik dapat menyelamatkan banyak keluarga dari kehilangan tempat tinggal maupun harta benda. Menurutnya, masyarakat juga dapat memanfaatkan program pembaruan instalasi yang disediakan PLN, khususnya bagi warga kurang mampu.
Di balik kunjungan itu, terlihat pula kerja bersama berbagai perangkat daerah. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Pangan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta OPD lainnya bergerak memberikan bantuan dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi.
Bagi warga, kehadiran pemerintah di tengah situasi sulit menjadi penegas bahwa mereka tidak menghadapi musibah sendirian. Bantuan yang datang bukan hanya berupa logistik, tetapi juga rasa tenang karena ada kepedulian yang nyata.
Sebelum meninggalkan lokasi, Ansori menitipkan harapan agar semangat masyarakat Desa Kerekeh tidak ikut padam bersama bangunan yang terbakar. Desa yang dikenal memiliki potensi pertanian itu diyakini mampu bangkit kembali melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Baginya, setiap musibah selalu menyisakan pelajaran, sekaligus menjadi titik awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan lebih siap menghadapi masa depan.
