Pilkades Serentak Sumbawa Diikuti 67 Calon, Bupati Jarot Serukan Tanpa Permusuhan

0
14

KabarLagi.com—Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyerukan agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 berlangsung tanpa permusuhan. Pesan itu disampaikan dalam Deklarasi Damai Pilkades yang diikuti calon kepala desa dari 20 desa di 11 kecamatan, Senin (24/8).

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot mengatakan seluruh calon harus siap memenangkan maupun menerima kekalahan dalam kontestasi yang dijadwalkan berlangsung pada 7 September 2026.

“Semua yang hadir punya potensi untuk menang. Menang atau kalah, serahkan kepada Allah. Kalau kalah, mungkin itu bukan yang terbaik. Mari kita belajar kalah untuk bangkit,” ujarnya.

Menurut Jarot, Pilkades bukan hanya soal menentukan pemimpin desa, tetapi juga menjaga persaudaraan dan kebersamaan masyarakat. Karena itu, calon, panitia, pengawas, aparat keamanan, dan masyarakat diminta menjalankan perannya sesuai aturan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbawa, Ulumuddin, menyebut Pilkades Serentak 2026 akan diikuti 67 calon dari 20 desa. Deklarasi damai digelar sebagai bentuk komitmen bersama agar seluruh tahapan pemilihan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Deklarasi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar damai oleh seluruh calon kepala desa dan penandatanganan berita acara oleh Bupati Sumbawa, Forkopimda, serta perwakilan desa peserta Pilkades.

Pemkab Sumbawa berharap proses demokrasi di tingkat desa tidak meninggalkan konflik, melainkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan mendukung keberlanjutan pembangunan setelah pemilihan selesai.