Bupati Lombok Timur Dorong Percepatan Infrastruktur dan Penguatan Zakat

0
9

KabarLagi.com—Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Yadinu Masbagik, Rabu (26/8). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah agenda pemerintah daerah, mulai dari Hari Jadi Lombok Timur, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat hingga pelayanan kesehatan.

Salah satu agenda yang disampaikan adalah peringatan Hari Jadi Lombok Timur ke-131 yang akan berlangsung pada 31 Agustus 2026. Penetapan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013 tentang Hari Jadi Lombok Timur.

Usia ke-131 ditetapkan berdasarkan Staatblad Nomor 181 Tahun 1895 yang diterbitkan pada 31 Agustus 1895, sebagai dasar sejarah penetapan wilayah pemerintahan Lombok Timur pada masa Hindia Belanda.

Bupati menilai peringatan Hari Jadi Lombok Timur bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah sekaligus memperkuat semangat pembangunan daerah.

Tahun ini, rangkaian peringatan akan diisi dengan pengajian akbar bersama Tuan Guru Bajang, bazar UMKM, serta sejumlah kegiatan hiburan yang melibatkan masyarakat.

Di bidang pembangunan, Bupati menegaskan pemerintah daerah terus mempercepat penanganan infrastruktur, terutama jalan. Perbaikan ruas jalan yang rusak dilakukan secara bertahap dengan target seluruh jalan rusak di Lombok Timur dapat tertangani hingga 2030.

“Jalan sangat penting karena Lombok Timur merupakan salah satu kabupaten penyangga pangan. Infrastruktur menjadi dasar yang sangat penting untuk membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga mendorong penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat. Salah satunya melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung melalui dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur.

Bupati juga mendorong BAZNAS untuk terus mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki. Dana yang terkumpul diharapkan dapat dikelola secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung berbagai program pemberdayaan.

Menurutnya, penguatan pengelolaan zakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.