Dompu Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Pelatihan Benang Pewarna Alami

0
9

KabarLagi.com—Pemerintah Kabupaten Dompu mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui pelatihan industri benang berbahan pewarna alami. Kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ini berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026, di halaman SMK Kreatif We Save Dompu, Kelurahan Kandai Satu.

Pelatihan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 tersebut dibuka Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, Rabu (26/8).

Syirajuddin mengatakan pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin pemerintah daerah, tetapi bagian dari upaya menjawab perkembangan industri dan peluang pasar yang terus berubah.

Menurutnya, penggunaan pewarna alami memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga warisan pengetahuan dan keterampilan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Pelatihan industri benang pewarna alami ini selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga merawat serta melestarikan warisan leluhur yang telah dititipkan sejak masa lampau,” ujarnya.

Ia mengakui perkembangan pewarna sintetis sempat membuat penggunaan bahan alami semakin terpinggirkan. Harga yang relatif murah dan pilihan warna yang beragam menjadi salah satu faktor yang membuat pewarna kimia lebih banyak digunakan.

Namun, perubahan tren pasar membuka peluang baru bagi produk berbasis bahan alami. Kesadaran terhadap produk yang ramah lingkungan ikut mendorong meningkatnya permintaan terhadap pewarna alami, baik di pasar dalam negeri maupun internasional.

“Pelatihan industri benang pewarna alami yang kita buka hari ini hadir sebagai jawaban atas tantangan sekaligus peluang tersebut,” katanya.

Wakil Bupati meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius dan memanfaatkan materi yang diberikan para narasumber untuk meningkatkan keterampilan.

“Seraplah sebanyak-banyaknya materi yang disampaikan para narasumber dan ikutilah setiap sesi pelatihan dengan penuh perhatian, ketekunan, dan kesabaran,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Dompu Ir. Armansyah mengatakan pelatihan tersebut diikuti 40 peserta dari berbagai latar belakang.

Peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan sejumlah bahan yang mudah ditemukan di sekitar, seperti daun ketapang, daun jambu, daun mangga dan berbagai bahan alami lainnya sebagai sumber pewarna benang.

Selain lebih ramah lingkungan, produk yang menggunakan pewarna alami dinilai memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena menawarkan karakter dan keunikan tersendiri.

Armansyah berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan peserta sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha. Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Dompu, sejumlah kepala bagian lingkup Setda Dompu, Lurah Kandai Satu serta jajaran pejabat dan staf Disperindag Kabupaten Dompu.