Umi Nurhaidah Jenguk PMI Singapura Asal Bima yang Dipulangkan Akibat Sakit

0
984

Kabarlagi.Com – Menindak lanjuti informasi terkait adanya warga Indonesia asal Kota Bima yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati. Bakal Calon DPD RI Dapil NTB langsung bergerak cepat dengan mendatangi PMI asal Mata Kando Mpunda, RT 05/03 Kota Bima tersebut.

Ditemani oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Angkatan Muda Bima Indonesia (AMBI), Yusri Albima, Umi Nurhaida langsung melihat keadaan Kartini. Sambil membesuk, Umi Nurhaidah merasa prihatin dan meberikan dukungan dan moral agar Kartini bisa sembuh dari sakit yang ia derita.

“Semoga segera sembuh dan keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran. Insya Allah sebagai perempuan saya merasakan betul tanggung jawab dan beban yang dialami,” ujarnya.

Diketahui Kartini merupakan PMI yang sudah cukup lama bekerja di Singapura, dan dirawat di salah satu Rumah Sakit di Singapura oleh Pengguna Jasanya akibat terjatuh dan mengalami Stroke. Akibat hal tersebut KBRI Singapura membantu memfasilitasi pemulangan Kartini ke Indonesia dengan pesawat Garuda Indonesia GA 829 eta dan tiba pukul 12:15 wib, yang langsung diterima pihak BP2MI untuk dirujuk ke RS Polri Kramatjati.

Selain itu berdasarkan informasi yang diperoleh di Lapangan. Informasi terkait Kartini didapatkan dari Wali Kota Bima yang ditanya oleh insan media. Namun informasi yang didapatkan tidak detail sehingga orang nomor satu di Kota Bima tersebut meneruskan informasi ke Disnaker Kota Bima dan mantan Ketua Umum BMMB (Badan Musyawarah Masyarakat Bima) Syarif Hidayatullah, yang kemudian meneruskannya kepada Bang Yusri Albima.

Mendapatkan informasi tersebut Ketum DPN AMBI langsung menghubungi beberapa Pejabat BP2MI. Alhasil didapatkan informasi dari BP2MI berupa foto dan brafaks dari KBRI Singapura. Bahkan pihak UPT BP2MI Jakarta memberikan informasi detail tentang perkembangan kondisi PMI Kartini hingga ruang rawatnya.

“Menurut cerita adeknya tadi pas kita jenguk dengan Umi Nurhaidah. Ternyata Kartini berangkat sejak tahun 1994 ke Jakarta kemudian merantau ke Singapura. Ia sempat merencanakan pulang ke Bima dan keluarganya pun sudah menyediakan penyambutan atasnya. Namun qodarullah, Kartini terjatuh dan sakit. Alhamdu LILLAH Kakak Yuli Laode aktif membantunya selama dirawat di Singapura” ujarnya.

“Sesuai informasi dari pihak BP2MI, bila kondisinya sudah semakin membaik, nsya ALLAH akan dirujuk ke Rumah Sakit di NTB guna perawatan lanjutan agar lebih dekat dengan keluarganya di Mataram dan Bima. Saya datang bersama Umi Berlian karena hati kecil saya seakan mengatakan bahwa Kartini ada hubungan keluarga dengan Ummi. Setiba di RS dan Ummi berkomunikasi dengan saudara Sarif yang menjaga Kartini, ternyata benar, Kartini masih keluarga dekat Umi Berlian.” ungkap Yusri.

“Atas nama Diaspora Bima di Jabodetabek, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah, khususnya Kemlu RI cq. KBRI Singapura, Kemenaker RI dan BP2MI yang telah membantu memfasilitasi pemulangan dan perawatan PMI Kartini di RS Polri Kramatjati. Hanya ALLAH SWT yang bisa membalas kebaikan Ibu Menlu, Ibu Menaker, Dubes RI Singapura dan Kepala BP2MI ” pungkas Yusri Albima.