Akses Ekonomi Masyarakat Terganggu, Wabup Dompu Soroti Jalan Pelabuhan Soro

0
15
Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, duduk ditengah memakai baju khaki samping Polwan

KabarLagi.com—Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jalan Lintas Pelabuhan Soro Kempo yang hingga kini membutuhkan penanganan segera.

Ruas jalan yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Soro tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan ekonomi masyarakat. Selain menjadi jalur distribusi barang dan jasa, aktivitas pelabuhan juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Dompu yang mencapai sekitar Rp700 hingga Rp800 juta setiap tahunnya.

Menyikapi kondisi itu, Wakil Bupati Syirajuddin meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dompu agar segera menindaklanjuti rencana perbaikan yang sebelumnya telah disampaikan kepada masyarakat. Menurutnya, kerusakan jalan yang berlangsung cukup lama berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Jalan lintas pelabuhan ini penting untuk menggenjot peningkatan ekonomi masyarakat. Saya minta PUPR segera perbaiki,” tegas Syirajuddin.

Upaya percepatan perbaikan jalan sebelumnya telah dibahas melalui berbagai forum koordinasi yang melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, Asisten II Setda Dompu, hingga Komisi III DPRD Kabupaten Dompu. Dari hasil pembahasan tersebut, disepakati bahwa pekerjaan perbaikan akses menuju Pelabuhan Soro akan direalisasikan pada tahun 2026 atau pertengahan tahun 2026.

Dorongan serupa juga datang dari para pelaku usaha dan pengguna jasa pelabuhan. Koordinator Pelabuhan Soro, Anshar, SH, bersama sejumlah perwakilan perusahaan bongkar muat dan sopir angkutan, yakni Totok, Randi, Sahril, Fadli, Amir, serta Sahrul, berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan yang telah lama dinantikan.

Mereka menilai kondisi jalan saat ini cukup mengganggu kelancaran mobilitas kendaraan pengangkut barang serta aktivitas bongkar muat yang setiap hari berlangsung di kawasan pelabuhan.

Harapan yang sama turut disampaikan perusahaan bongkar muat dan ratusan buruh pelabuhan yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas di Pelabuhan Soro. Mereka meminta pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Dompu, khususnya perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) VI, untuk mengupayakan alokasi anggaran melalui dana pokok pikiran (pokir) guna mendukung perbaikan infrastruktur tersebut.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Dompu Dapil VI dari Fraksi Gerindra, Syaiful Ikhsan, menyatakan bahwa persoalan Jalan Lintas Pelabuhan Soro telah menjadi perhatian Komisi III DPRD. “Agar Kadis bersurat ke Komisi III. Ini menjadi atensi kami untuk membahas dana pokir,” tegasnya.(TM)