KabarLagi.com–Wali Kota Bima, H. A. Rahman, meninjau progres akhir pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima, Selasa (14/7), untuk memastikan proyek berjalan sesuai target dan kesiapan operasional rumah sakit yang akan mulai melayani masyarakat secara bertahap pada Juli ini.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Direktur RSUD Kota Bima dr. Fathurrahman, FISQua, FIHFAA, kontraktor pelaksana, Pelaksana Tugas Inspektur Kota Bima, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Bima.
Direktur RSUD Kota Bima, dr. Fathurrahman, menjelaskan pembangunan gedung baru telah memperoleh perpanjangan waktu melalui adendum kontrak selama 65 hari. Meski sempat menghadapi kendala pasokan material, progres pekerjaan dinilai masih berada dalam jalur yang telah ditetapkan.
Ia mengungkapkan, hambatan utama berasal dari terbatasnya pasokan mortar dan material acian untuk pemasangan bata ringan yang didatangkan dari Surabaya. Setiap pengiriman hanya mampu membawa sekitar 100 hingga 150 sak, sementara kebutuhan proyek cukup tinggi sehingga material habis dalam waktu singkat. Kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya biaya transportasi yang berdampak pada kelancaran distribusi material ke lokasi pembangunan.
Meski demikian, pemerintah tetap menargetkan gedung baru mulai dimanfaatkan secara bertahap pada bulan ini. Tahap awal operasional akan diawali dengan pemindahan layanan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), sedangkan pelayanan rawat inap masih tetap berlangsung di gedung lama hingga seluruh fasilitas di bangunan baru selesai dan siap digunakan.
Menurut dr. Fathurrahman, seluruh pelayanan RSUD Kota Bima akan dipindahkan sepenuhnya ke gedung baru setelah seluruh instalasi, khususnya ruang rawat inap, rampung dan memenuhi persyaratan operasional.
Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman meminta seluruh pihak yang terlibat memperkuat koordinasi agar penyelesaian pembangunan tidak melampaui target waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.
Ia juga menegaskan pentingnya mempercepat seluruh persiapan operasional, mulai dari penyelesaian perizinan, penyediaan sarana pendukung, hingga skema pemindahan layanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa transisi menuju operasional penuh gedung baru RSUD Kota Bima.
Dengan dimulainya pemindahan layanan secara bertahap, gedung baru RSUD Kota Bima diharapkan segera menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih representatif, modern, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kota Bima. (TM)
