Masjid Baru Kantor Bupati Sumbawa Segera Dibangun, Tak Lagi di Belakang dan Siap Tampung Lebih Banyak Jamaah

0
23

KabarLagi.com–Pemerintah Kabupaten Sumbawa akhirnya merealisasikan rencana pembangunan masjid yang lebih representatif di lingkungan Kantor Bupati. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sumbawa dan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah sebagai mitra pembangunan, Rabu (15/7).

Kesepakatan itu ditandatangani langsung oleh Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, bersama Pimpinan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah, Ustadz Syahid Hanan Bahanan, di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa.

Turut menyaksikan penandatanganan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para asisten Setda, serta Kepala Bagian Pemerintahan.

Bupati Syarafuddin Jarot mengatakan, pembangunan masjid ini bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, melainkan menjawab kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang selama ini memanfaatkan mushala di kompleks Kantor Bupati.

Menurutnya, mushala yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu menampung jumlah jamaah, selain lokasinya berada di bagian belakang kawasan perkantoran sehingga dinilai kurang representatif.

“Sejak awal kepemimpinan kami pada tahun 2025, pembangunan masjid yang representatif di lingkungan Kantor Bupati sudah menjadi salah satu prioritas. Mushala yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung kebutuhan jamaah, sehingga sudah saatnya kita menghadirkan masjid yang lebih layak dan representatif,” ujar Jarot.

Masjid baru nantinya akan dibangun di bagian depan kompleks Kantor Bupati, tepatnya di depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Lokasi tersebut dipilih agar lebih mudah diakses oleh ASN maupun masyarakat yang datang ke kawasan perkantoran.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkirakan pembangunan masjid membutuhkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Skema pembiayaan dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, dengan komposisi sekitar 70 persen dibiayai Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah, sedangkan 30 persen berasal dari infaq ASN di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Bupati menegaskan, kehadiran masjid bukan hanya sebagai fasilitas ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pembinaan karakter, penguatan nilai spiritual, serta ruang mempererat kebersamaan di kalangan aparatur pemerintah.

“Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun sumber daya manusia yang unggul. Kami berharap masjid ini menjadi pusat pembinaan keimanan, memperkuat kebersamaan, sekaligus menumbuhkan budaya kerja yang berintegritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah, Ustadz Syahid Hanan Bahanan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada yayasannya.

Ia mengungkapkan, Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan rumah ibadah. Hingga saat ini, yayasan tersebut telah membangun sekitar 130 masjid di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

Melalui kerja sama yang telah disepakati, Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah berkomitmen mendukung proses pembangunan agar masjid dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat ibadah sekaligus kegiatan keagamaan bagi ASN dan masyarakat.

Pembangunan Masjid Kantor Bupati Sumbawa diharapkan menjadi salah satu ikon baru kawasan perkantoran pemerintah. Selain menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih nyaman dan representatif, keberadaannya juga diharapkan memperkuat nilai-nilai religius dalam tata kelola pemerintahan serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.