Empat Proyek Inovasi Pelayanan Publik Diluncurkan dalam Rakor Evaluasi Pembangunan Sumbawa

0
25

KabarLagi.com—Pemerintah Kabupaten Sumbawa meluncurkan empat proyek perubahan yang digagas peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026 dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (4/8).

Peluncuran proyek tersebut dirangkaikan dengan rapat evaluasi pembangunan semester pertama 2026 dan Rakor 3W yang dipimpin Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati. Rapat diikuti Sekretaris Daerah, jajaran organisasi perangkat daerah, kepala bagian, hingga camat, baik secara langsung maupun melalui daring.

Selain meluncurkan proyek perubahan, rapat membahas capaian pelaksanaan program pembangunan, realisasi anggaran semester pertama 2026, evaluasi penyusunan Perubahan Rencana Kerja (Renja) 2026, serta persiapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.

Data Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menunjukkan pelaporan program telah mencapai 415 dari 432 program atau 96,07 persen. Sementara itu, pelaporan subkegiatan mencapai 3.220 dari 3.237 subkegiatan atau 99,47 persen, dengan realisasi anggaran sebesar 41,47 persen.

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai target. Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kinerja, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Empat proyek perubahan yang diluncurkan meliputi Resilience Cascade Intelligence (RCI), Jaringan Integrasi Manajemen Unggul (JARIMU), Talenta ASN, serta Sumbawa Risk Intelligence and Integrated Assurance System (SRIAS). Seluruh proyek tersebut diharapkan menjadi inovasi yang mampu mendukung reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.