Bupati Sumbawa Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

0
27

KabarLagi.com—Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026 yang digelar secara virtual, Senin (7/9).

Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot. mengikuti rapat tersebut dari Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, serta perwakilan Bulog.

Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) H. Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri PPN/Bappenas dan Badan Pusat Statistik. Forum tersebut juga diikuti pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam pembahasan, pemerintah pusat menempatkan pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebagai dua indikator yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Pertumbuhan ekonomi dalam pemaparan rapat tercatat sebesar 3,19 persen. Sementara itu, perkembangan inflasi masih perlu diantisipasi karena sejumlah kelompok pengeluaran turut memberikan tekanan terhadap harga, antara lain makanan dan minuman, tembakau, pendidikan, serta transportasi.

Tito Karnavian menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga agar kenaikan harga barang dan jasa tidak menggerus daya beli masyarakat. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi daerah juga dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, hingga kinerja ekspor neto.

Bagi pemerintah daerah, kondisi tersebut menuntut koordinasi lintas sektor agar kebijakan pengendalian harga berjalan seiring dengan upaya meningkatkan aktivitas ekonomi.

Pemkab Sumbawa selanjutnya akan memperkuat koordinasi antar-OPD dan pihak terkait untuk memantau perkembangan harga serta menjaga ketersediaan kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut diarahkan agar stabilitas ekonomi tetap terjaga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.