Siapkan Generasi, UMMAT Sambut 1.778 Mahasiswa Baru melalui MAPETA 2026

0
12

KabarLagi.Com— Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi menyambut 1.778 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan Masa Ta’aruf dan Pekan Ta’aruf (MAPETA) UMMAT 2026 yang berlangsung pada 21–26 September 2026.

MAPETA menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, budaya kampus, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai ruang pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, dan prestasi di lingkungan UMMAT.

Pembukaan MAPETA berlangsung semarak dengan sejumlah penampilan pra-acara, mulai dari Tari Wonderland, drama organisasi otonom, hingga penampilan musik. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah dan Mars Ikatan, laporan ketua panitia, serta sambutan Rektor UMMAT sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Ketua Panitia MAPETA UMMAT 2026, Drs. Amil, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan MAPETA dilaksanakan selama enam hari, yang terdiri atas dua hari Masa Ta’aruf (MASTA), dua hari Pekan Ta’aruf (PETA) tingkat universitas, dan dua hari PETA tingkat fakultas.

“MAPETA dilaksanakan selama enam hari, mulai tanggal 21 sampai 26 September 2026. Dua hari pertama dilaksanakan MASTA, kemudian dua hari PETA tingkat universitas, dan dilanjutkan dua hari PETA di tingkat fakultas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian tersebut dirancang agar mahasiswa baru memperoleh pengenalan kampus secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari penguatan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan, pengenalan sistem pendidikan tinggi, kehidupan kemahasiswaan, hingga lingkungan fakultas dan program studi masing-masing.

Menurutnya, MAPETA diharapkan menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk membangun kesiapan akademik, mengenali potensi diri, memperluas jejaring, serta memahami budaya dan tata kehidupan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram.

Rektor UMMAT, Dr. H. Abdul Wahab, M.A., menyambut 1.778 mahasiswa baru dengan penuh optimisme. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa baru menjadi energi baru bagi UMMAT untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, berprestasi, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Rektor menjelaskan bahwa UMMAT saat ini memiliki 9 fakultas yang menaungi 38 program studi dengan beragam bidang keilmuan. 9 program studi di lingkungan UMMAT juga telah meraih akreditasi Unggul, sebagai bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas akademik dan pelayanan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa kualitas perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh jumlah mahasiswa, tetapi juga oleh mutu program studi, kualitas pembelajaran, sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, serta kemampuan kampus menciptakan lingkungan akademik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Rektor juga menyoroti perkembangan internasionalisasi UMMAT. Saat ini terdapat 21 mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Mataram. Dari jumlah tersebut, empat mahasiswa internasional merupakan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional semakin memperkaya atmosfer akademik dan keberagaman budaya di lingkungan UMMAT, sekaligus memperkuat langkah universitas menuju perguruan tinggi yang semakin terbuka dan berdaya saing global.

Dalam rangkaian pembukaan, Rektor juga secara khusus memperkenalkan mahasiswa internasional kepada seluruh peserta MAPETA. Pembukaan secara resmi ditandai dengan pengibaran spanduk MASTA dan PETA.

Rektor berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan belajar di UMMAT dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, menjadi mahasiswa bukan sekadar proses untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga kesempatan untuk membangun karakter, memperluas wawasan, menciptakan prestasi, mengembangkan kepemimpinan, serta mempersiapkan diri agar mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.

Rangkaian pembukaan turut diisi dengan penyematan almamater Universitas Muhammadiyah Mataram, pelepasan burung, serta foto bersama.

Selama rangkaian MAPETA, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk membangun kesiapan dalam menghadapi kehidupan perguruan tinggi.

Materi tersebut meliputi kehidupan berbangsa dan bernegara, pembinaan kesadaran bela negara, penguatan karakter kebangsaan, ketahanan ideologi, serta kepemimpinan mahasiswa.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan sistem pendidikan tinggi di Indonesia dan konsep Kampus Berdampak, yang diarahkan untuk membentuk generasi pembelajar yang adaptif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata.

Selain itu, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai literasi digital di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, etika penggunaan teknologi informasi, budaya dan etika kehidupan kampus, tata krama, norma kehidupan kampus, hingga layanan akademik dan administrasi mahasiswa.

Rangkaian MAPETA juga menghadirkan Ormawa Day sebagai ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal organisasi mahasiswa dan UKM di lingkungan UMMAT. Beberapa UKM yang diperkenalkan antara lain LPM Dimensi, KSR PMI, Mapala, Formasi, UKM Olahraga, Teater Sasentra, UKM Musik, KRM, Menwa, dan SPEKTRA.

Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif, mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan tentang Unit Layanan Disabilitas (ULD) serta peran Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) dalam menciptakan kampus yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika.

Setelah menyelesaikan rangkaian PETA tingkat universitas, mahasiswa baru selanjutnya mengikuti PETA di fakultas masing-masing untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, program studi, serta sistem pembelajaran yang akan mereka jalani.

Melalui MAPETA UMMAT 2026, 1.778 mahasiswa baru diharapkan mampu memulai perjalanan pendidikan tinggi dengan semangat belajar, berorganisasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif.