DEPOK – Nasib tragis menimpa satu keluarga di Desa Rawa Panjang, RT. 03/06, Bojonggede, Kab.Bogor, Senin (5/8) siang. Anak dan bapak ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi keadaan tergantung dalam rumah.
Berdasarkan informasi dilapangan diketahui sekitar pukul 12.15 WIB korban yaitu RH,40, dan Dn,8, diketahui sebagai bapak dan anak nya tersebut sudah ditemukan tergantung menggunakan seutas tali merah di plafon atas rumah terbuat dari bambu.
Kapolsek Bojonggede AKBP Agus Koster Sinaga mengatakan dari hasil olah TKP anggota dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bojonggede Iptu Jajang Rahmat korban masih berstatus bapak dan anak.
“Korban berprofesi tukang ojek. Biasa RH ini setiap pagi mengantar pelajar tetangganya namun saat itu tumben korban tidak menjemput dan terpaksa pelajar Smp nya naik ojek lain ke sekolah, “katanya.
Pada saat ditemukan kondisi pintu depan rumah tidak kebuka. Lantaran warga termasuk tetangga bersama Ketua RT setempat Muhammad Ali Akbar membuka paksa pintu dengan didobrak.
” Kedua korban telah ditemukan dalam posisi tergantung secara berhadapan dan sambil berpelukan dengan menggunakan seutas tali warga merah diikatkan di bambu plafon rumah kamar belakang, “
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bojong Gede Iptu Jajang Rahmat mengatakan korban Depresi dari keterangan saksi-saksi termasuk keluarga korban yaitu adik dari korban mengatakan korban ada mengalami tekanan ekonomi ditambah anak korban laki yang ikut gantung diri juga sakit.
” Anak korban mempunyai keterbelakangan mental yang tidak sembuh-sembuh. Dugaan bunuh diri bareng-bareng ini sudah direncanakan terlebih dahulu,”tambahnya.
Setelah itu beban korban bertambah semakin berat, lanjut Iptu Jajang setelah setahun istrinya meninggal lebih dahulu.
” Atas dugaan ini korban depresi satu sisi harus mencari uang menjadi ojek satu sisi lagi butuh biaya buat berobat anak lakinya yang sakit,”
tutupnya.
“Permintaan adik korban menolak tidak mau divisum atau otopsi menganggap sudah sebagai musibah. Sedangkan hasil olah TKP pemeriksaan tubuh korban kedua tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan barang berharga seperti motor dan sejumlah elektronik masih aman di dalam rumah, “tuturnya.

