Kabarlagi.Com – Festival Pesona Ekraf Desa Sesela yang bertema “Jonjong Sesela” digelar oleh Karang Taruna Maju Bersama Desa Sesela di Pasar Seni Sesela tuai apresiasi yang baik dari kalangan pemerintah, pegiat seni dan pariwisata.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 3 – 4 Desember 2021 tersebut mengajak berbagai lemabaga dan kalangan untuk berkolaborasi membangkitkan sektor pariwisata pasca pandemi dan menjunjung desa Sesela.
Dalam hal in Ahmad Ijtihad selaku pelaksana menyampaikan bahwa Festival pesona Ekraf Jonjong Sesela ini menampilakan berbagai karya tangan para pengerajin ukir Sesela yang dipamerkan di gerai-gerai pasar seni, karya cukli berupa podium, meja, kursi, pelakat serta karya dekoratif lainya.
“Dalam festival ini berbagai karya tangan para pengrajin ukir yang dipamerkan, seperti Cukil berupa podium, meja, kursi serta karya dekoratif lainnya, ungkap nya.”
Ia menambahkan, ada juga bazaar kuliner yang menyajikan berbagai olahan pangan inovatif yang dilakukan oleh para pemuda-pemudi desa Sesela. Bazar ini dikrumuni warga yang datang sambil menyaksikan pentas music.Jonjong Sesela berarti junjung segala potensi yang terdapat di desa Sesela. Karang Taruna berupaya memberikan suguhan apik yang menjadi penanda bangkitnya sesela dari musim sepi selama dampak gempa dan pandemic. Hal ini di hajatkan untuk memicu tumbuhnya semangat baru untuk membangunkan sektor pariwisata yang hampir mati.
Pada sambutan Kepala Desa Sesela H. Abu Bakar, dengan penuh apresiasi Kepala desa menyampaikan kembangaannya kepada para muda-mudi desa Sesela serta kebanggaannya sebagai putra Sesela yang penuh dengan segala potensinya.
Ia juga berharap bahwa setiap organ pendukung kebangkitan pariwisata pasca pandemic ini dapat berjalan dengan baik. Menyambung hajat bersama tanpa ada sekat yang menghalangi kemajuan dan impian itu terwujud.
”Desa Sesela ini memiliki segudang potensi, mulai dari pesantren, seni budaya, ukir, cukli. Bahkan jika malaikat itu bisa kita lihat, orang Sesela pasti mampi mengukirnya. Dengan adanya kegiatan seperti ini saya berharap dapat menyambung hajat bersama tampa ada sekat yang menghalangi, ungkapnya.”
Hal serupa juga disampaikan Iwan Sastrawan selaku Ketua Pasar Seni Sesela yang juga optimis tentang hal tersbut dan berharap Pasar Seni Desa Sesela mendapat perhatian dari pihak-pihak pendonor terutama pemerintah daerah karena mau tidak mau Sesela adalah salah satu lokus pariwisata yang sarat akan potensi kearifannya untuk Lombok barat mantap.
“Semoga Pasar Seni Desa sesela ini mendapat perhatian dari semua pihak terutama pemerintah daerah, sebab sesela ini menjadi salah satu lokus pariwisata yang mantap, ungkapnya.”
Selain itu, terdapat juga pentas music yang menampilkan berbagai gerup music yaitu Music Mandalika Project bersama Ary Juliant, Ikatan Keluarga Penting Gambus Sasak (IKPGS), Dulang Lombok, Nada Sela, Brother Jah, Mangon Official, Cekcekel Band, M-High, Havefun, Gambus As-Syifa, Adam Band, Angkringan Band dan berbagai tampilan tari dari Sanggar Tari Sekar Gadung. Terdapat juga presean cilik dan pertunjukan Capoeira Lombok.
