DEPOK – Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan Idul Qurban tidak hanya sebagai bentuk penyerahan diri manusia kepada tuhan dengan hanya menyembelih hewan Qurban. Akan tetapi Idul Qurban juga sebagai bentuk penyembelihan sikap yang kurang baik didiri setiap manusia mulai dari sikap sombong, ingkar lebih lagi sikap tamak dan serakah yang mengakibatkan terjadinya tindakan korupsi.
Wakil Wali Kota Depok, Idul Qurban Sebagai Ajang Pemberantasan Korupsi
Akurat.Co – Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan Idul Qurban tidak hanya sebagai bentuk penyerahan diri manusia kepada tuhan dengan hanya menyembelih hewan Qurban. Akan tetapi Idul Qurban juga sebagai bentuk penyembelihan sikap yang kurang baik didiri setiap manusia mulai dari sikap sombong, ingkar lebih lagi sikap tamak dan serakah yang mengakibatkan terjadinya tindakan korupsi.
“Idul Qurban itu secara nyata adalah kita berkurban baik itu hewan seperti kambing dan sapi. Tapi yang lebih penting lagi, bersama dengan itu sikap tercela juga harus disingkirkan apalagi sifat rakus dan korupsi, “pungkasnya saat dikonfirmasi Akurat.Co usai melaksanakan Sholat Idul Adha. Minggu (11/8/2019).
Menurutnya salah satu hikmah yang diambil oleh manusia terutama ASN dalam Idul Qurban yaitu menjadikan Idul Adha sebagai bahan evaluasi diri bahwa kehidupan akhirat itu nyata.
“Kalau kita terus evaluasi diri dan meyakini akan kehidupan hari akhir dan semua perbuatan dibalas pasti akan terhindar dari sikap korupsi,” pungkasnya.
Selain itu Idul Qurban juga menjadi ajang berbagi kepada sesama. Dengan momen Idul adha juga semua masyarakat harus merasakan daging hewan yang disembelih.
“Jadi semua masyarakat harus merasakannya kan daging Qurban, Baik itu yang mampu dan tidak mampu artinya dengan hal ini semua merasakan hal yang sama, ” katanya.
Lebih jauh Pradi enggan membeberkan jumlah hewan yang ia Qurban pada momen Idul Adha saat ini.” Insa Allah ada kambing sapi. Tapi nominalnya saya tidak disebutkan dan setiap tahun insa Allah tetap Qurban, “tuturnya.
“Idul Qurban itu secara nyata adalah kita berkurban baik itu hewan seperti kambing dan sapi. Tapi yang lebih penting lagi, bersama dengan itu sikap tercela juga harus disingkirkan apalagi sifat rakus dan korupsi, “pungkasnya saat dikonfirmasi Akurat.Co usai melaksanakan Sholat Idul Adha. Minggu (11/8/2019).
Menurutnya salah satu hikmah yang diambil oleh manusia terutama ASN dalam Idul Qurban yaitu menjadikan Idul Adha sebagai bahan evaluasi diri bahwa kehidupan akhirat itu nyata.
“Kalau kita terus evaluasi diri dan meyakini akan kehidupan hari akhir dan semua perbuatan dibalas pasti akan terhindar dari sikap korupsi,” pungkasnya.
Selain itu Idul Qurban juga menjadi ajang berbagi kepada sesama. Dengan momen Idul adha juga semua masyarakat harus merasakan daging hewan yang disembelih.
“Jadi semua masyarakat harus merasakannya kan daging Qurban, Baik itu yang mampu dan tidak mampu artinya dengan hal ini semua merasakan hal yang sama, ” katanya.
Lebih jauh Pradi enggan membeberkan jumlah hewan yang ia Qurban pada momen Idul Adha saat ini.” Insa Allah ada kambing sapi. Tapi nominalnya saya tidak disebutkan dan setiap tahun insa Allah tetap Qurban, “tuturnya.

