DEPOK – Budayawan Ridwan Saidi dilaporkan atas pernyataannya yang mengatakan bahwa sejarah Sriwijaya adalah sejarah bajak laut dan tidak jelas buktinya.
Menanggapi pelaporan terhadap budayawan tersebut, Rektor UIII Profesor Komarudin Hidayat mengatakan seharusnya hal yang berkaitan dengan wacana ilmiah harus ditanggapi secara ilmiah.
“Sebagai wacana ilmiah tanggapi saja secara ilmiah jadi kalau orang ngomong tanggapi aja omongan, “ungkapnya saat dikonfirmasi Akurat.Co. Kamis (28/8/2019).
Menurutnya setiap orang bebas berpendapat sehingga setiap ada wacana ilmiah harus ditanggapi dengan baik. Namun yang boleh dilaporkan ketika tindakannya sudah mengarah kepada pemaksaan atau merusak.
” Orang kan bebas berpendapat. Kecuali kalau maksa merusak itu baru dilaporkan. Tapi kalau sebatas wacana tanggapin aja ilmiah, “pungkasnya
Namun ia mempersilakan bagi warga yang mau melaporkan sebab itu adalah hak sebagai warga.” Yang mau lapor biarin aja, yang ngomong silakan ngomong. Tapi kalau tanya saya sekarang, orang punya hak ngomong dan punya hak lapor tapi masalah ilmiah sebaiknya dibalas ilmiah, “pungkasnya.
” Sejarah Sriwijaya dalam prespektif saya belum mengusai, tapi sejarah itu multi penafsiran. Siapa yang bisa merubah sejarah itu hanya penulis buku sejarah tapi harus dengan data yang falid sebab bisa dibantah sama para ahli, “tuturnya.
