News

Ini Yang Akan Dilakukan Pemkot Untuk Antisipasi Teror di Wilayah Kota Depok

DEPOK — Pemerintah Kota Depok bakal melakukan pengawasan rumah kontrakan di Kota Depok. Selain melakukan pengawasan Pemerintah Kota Depok, juga akan memperketat dokumen penduduk bagi warga yang baru datang.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Depok, Muhamad Idris usai ditangkapnya seorang terduga teroris di Kelurahan Tanah Baru, Beji pada Selasa (13/11/) kemarin.

“Karena Depok bisa dibilang bisa dimanfaatkan untuk transit orang-orang yang melakukan kejahatan. Maka kami akan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan Imigrasi untuk melakukan pengawasan dan pendataan,”ujarnya saat dikonfirmasi. Jumat (16/11/2019).

Idris mengatakan, keamanan di Kota Depok harus diperketat khususnya dalam pendataan penduduk.

“Kita punya kerjasama koordinatif yang bagus, tiap bulan ada rapatnya dan kerja-kerja dilapangan termasuk pengawasan terhadap rumah-rumah kontrakan,” kata Idris.

Selain itu juga Idris meminta kepada masyarakat agar turut melaporkan jika ada hal yang mencurigakan di masyarakat.

“Semua harus terlibat. Kami meminta partisipasi aktif semua pihak untuk menjaga lingkungan masing-masing,”tandasnya.

Sebelelumnya ,Sekretaris Daerah Kotak Depok, Hardiono meminta para Lurah, RT/RW agar melakukan pendataan kepada setiap pendatang baru yang ada di wilayah masing-masing.

“ Saya meminta kepada Lurah, RT dan RW serta para kepala lingkunan untuk cek dan ricek kepada masyarakat yang baru datang. Sebab jangan sampai kecolongan lagi seperti yang terjadi kemarin (red) penangkapan teroris di Sawangan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya jika masyarakat dan para pengurus lingkungan melakukan pemantauan dengan mendata dan mengecek langsung setiap warga baru dilingkungan. Hardiono yakin setiap ancaman di masyarakat akan bisa dideteksi dengan cepat.

“Kalau masyarakat peka dengan hal ini saya yakin setiap masalah baik ancaman terorisme dan narkoba dan ancaman lainnya bisa diselesaikan dan diatasi,” katanya.

Dijelaskan Hardiono Kota Depok adalah kota transit, posisimya berada ditengah. Sehingga ancaman baik terorisme, narkoba dan kejahatan lainnya akan timbul di Kota Depok. Namun semua ancaman itu akan bisa diselesaikan jika ada peran masyarakat.

“Depok ini Kota yang ada ditengah sebelah barat Tangerang, utara Jakarta dan selatan Bogor dan Timur Bekasi. Jadi pasti orang akan lewat di depok. Makanya jika ada cek dan ricek di masyarakat pasti ancaman bisa diatasi. Karena kita tau orang nya, “pungkasnya.

Tagar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close