Bawaslu Depok Imbau Paslon dan Parpol Tidak Hadirkan Massa dalam Pengundian Nomor Urut

0
26

KABARLAGI.COM, Badan Pengawas Pemilhan Umum (Bawaslu) Kota Depok mengimbau Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Depok untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 selama pelaksanaan penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon Pilwalkot Depok 2020.

Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini mengatakan imbauan tersebut merupakan bagian dari tugas dan wewenang Bawaslu untuk melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 dalam tahapan Pilkada 2020.

“Bapaslon diminta agar memperhatikan pembatasan jumlah orang yang ikut serta di dalam ruangan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk di luar ruangan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan selama tahapan penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon,” kata Luli kepada kabarlagi, Selasa (22/9/20) sore.

Selain itu, Luli mengatakan Bapaslon juga diminta untuk tidak melibatkan pihak-pihak yang dilarang dalam proses tahapan Pilkada.

“Bapaslon diimbau tidak libatkan ASN, TNI/POLRI dan tidak menggunakan fasilitas Negara dan juga harus menjamin kondusifitas keamanan dan ketertiban,” katanya.

Sementara untuk Partai Politik (Parpol) pengusung kata Luli diminta agar mematuhi dan tidak melanggar aturan penerapan protokol kesehatan serta tidak melibatkan massa.

“Untuk partai politik pengusung diminta agar mematuhi penerapan protokol kesehatan serta tidak melibatkan massa,” pungkasnya.[]