26.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 22, 2021

UI Paparkan Kajian Ketahanan Logistik di Masa Pandemi COVID-19 melalui Kebijakan Fiskal

KABARLAGI.COM, Universitas Indonesia (UI) menyampaikan hasil kajian berkenaan Strategi Transformasi Transportasi dan Logistik pada Masa Pandemi.

Diseminasi hasil kajian tersebut dipaparkan dalam Webinar Series 6: Ketahanan Angkutan Logistik pada Masa COVID-19 yang merupakan kerja sama antara Badan Litbang Perhubungan dengan UI dan Institut Teknologi Bandung.

Webinar ini merupakan bagian dari Program Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan untuk merumuskan Rekomendasi kebijakan/strategi dan kemampuan beradaptasi bagi masyarakat dan industri yang terdampak COVID-19, bekerja sama dengan UI, ITB, UGM, dan ITS.

Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi dan Rektor UI Prof. Ari Kuncoro turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dosen MPKP UI Nuzul Achjar selaku perwakilan dari Tim Multidisiplin UI memaparkan hasil kajian terkait kondisi makro ekonomi selama pandemi dan upaya ketahanan angkutan logistik melalui kebijakan fiskal.

Ia menuturkan, sebelum pandemi, pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan memang sudah melandai walaupun lebih tinggi dari pertumbuhan PDB nasional.

“Namum sejak Q-1 2020 pertumbuhan sudah menurun hanya 1.29% dan pada Q2 2020 jatuh lebih dalam menjadi -30.84. Hal tersebut menjadi tantangan yang dihadapi Indonesia di sektor logistik,” kata Nuzul dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/20).

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, tim lintas disiplin ilmu UI merekomendasikan lima kebijakan terhadap fiskal untuk mendukung penguatan ketahanan industri transportasi.

Pertama, melanjutkan kebijakan perpajakan yang mendukung menurunnya biaya kepatuhan (compliance cost).

Kedua, melakukan harmonisasi kebijakan perpajakan pusat dan daerah.

Ketiga, melakukan harmonisasi kebijakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang memiliki jenis dan tarif sangat beragam.

“Sebaiknya, pemerintah juga mempertimbangkan untuk melakukan relaksasi atas pungutan PNBP. Relaksasi yang dimaksud bukan dalam pengertian pengurangan atau peniadaan layanan, namun tetap memberikan layanan dengan kelonggaran seperti memperpanjang batas waktu perpanjangan perijinan misalnya atau menurunkan tarif untuk layanan tertentu,” kata Nuzul.

Sementara yang ke empat, melakukan harmonisasi kebijakan biaya layanan BUMN atas sektor transportasi pada era pandemi COVID-19 agar secara agregat tidak menambah beban struktur biaya sektor transportasi serta mendukung ketahanan sektor.

“Terakhir, relaksasi perpajakan perlu dilakukan secara komprehensif dan imparsial dengan memerhatikan kebijakan pungutan negara di level pusat dan level daerah,” ujarnya.

Tim UI juga memberikan enam rekomendasi kebijakan makro dan mikro, yaitu Menggiatkan dinamika kegiatan sektor lain; Pembukaan Pelabuhan Laut; Penerapan protokol kesehatan di simpul transportasi; Pengadaan Sarana Tes COVID-19 dari pemerintah; Persiapan SDM dan Teknologi untuk Meningkatkan Performa Angkutan Laut; dan Menata ulang rantai pasok untuk komoditas tertentu.

Pada kesempatan yang sama, Dosen Teknik Sipil UI Ir. Tri Tjahjono, mengatakan dalam kajian tersebut, pihaknya juga memasukkan pembahasan mengenai pungutan jasa pelayanan, yang pada umumnya dilakukan oleh BUMN, seperti Angkasa Pura, Pelindo, dan bahkan jalan tol.

“Kata kuncinya adalah harmonisasi untuk efisiensi kebijakan. Pandemi ini memberikan kesempatan baik untuk perbaikan sistem dan penguatan jasa pelayanan,” katanya.

Tri juga merekomendasikan terkait kebijakan usaha logistik, bahwa, karena tingginya permintaan komoditas tertentu, dari sebelumnya menggunakan jalan, pengiriman produk dapat berpindah menjadi sistem multimodal berbasis kereta sebagai tulang pungung utama distribusi logistik.

“Dapat dipertimbangkan agar truk digunakan sebagai sarana pengiriman pre-haul dan last-mile, sementara pengiriman long-haul dapat menggunakan kereta. Penggunaan jalur rel untuk long-haul dapat diarahkan untuk komoditas tertentu (alat Kesehatan, FMCG, dll) sehingga dapat memprediksi waktu pengiriman dengan lebih akurat, serta lebih efisien secara biaya dan waktu,” katanya.[]

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

KPU Tetapkan Idris-Imam Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Terpilih

KabarLagi.Com-- Komisi pemiliham Umum (KPU) Kota Depok secara resmi menentapkan calon pasangan Idris-Imam sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020. Penetapan tersebut...

Wali Depok Ajak Masyarakat Perkuat Imam dan Imun

KabarLagi.Com--Pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Depok dan Indonesia membuat semua orang-orang was-was. Bahkan korban jiwa pun berjatuhan akibat terpapar Covid-19. Menanggapi hal tersebut...

Tenaga Kesehatan di RSUD Depok Disuntik Vaksin Sinovac

KabarLagi.Com- Sebanyak 31 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok disuntik vaksin Covid-19. Penyuntikan tahap awal ini sudah dimulai sejak...

Stay Connected

21,390FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

KPU Tetapkan Idris-Imam Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Terpilih

KabarLagi.Com-- Komisi pemiliham Umum (KPU) Kota Depok secara resmi menentapkan calon pasangan Idris-Imam sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020. Penetapan tersebut...

Wali Depok Ajak Masyarakat Perkuat Imam dan Imun

KabarLagi.Com--Pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Depok dan Indonesia membuat semua orang-orang was-was. Bahkan korban jiwa pun berjatuhan akibat terpapar Covid-19. Menanggapi hal tersebut...

Tenaga Kesehatan di RSUD Depok Disuntik Vaksin Sinovac

KabarLagi.Com- Sebanyak 31 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok disuntik vaksin Covid-19. Penyuntikan tahap awal ini sudah dimulai sejak...

Curi Tas Pria Ini Dihujani Bogem Mentah

Kabarlagi.Com--Aksi nekad Seorang pria berinisial D yang hendak mengambil tas milik anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lapangan Irekap, Jatimulya, Cilodong, Depok harus dibayar...

Tingkatkan Ekspor, Kementan Kembangkan 1000 Kampung Hortikultura

KabarLagi.Com-- Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan peningkatan kinerja utamanya untuk subsektor hortikultura. Hal ini terlihat dengan naiknya angka ekspor produk hortikultura secara signifikan, yakni sebesar...