Berita

Ikhtiar Akademisi UI Jadikan Pesantren Sebagai Pendorong Akselerasi Ekonomi Syariah

KABARLAGI.COM, Kepala Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (PEBS FEB UI), Rahmatina Awaliah Kasri berpandangan pesantren sangat diharapkan dapat menjadi salah satu komunitas pendorong akselerasi ekonomi syariah dan pengembangan industri halal di Indonesia.

Karenanya, program Santripreneur ini dirasa sangat perlu untuk diterapkan di tengah wadah COVID-19 yang menyebabkan perekonomian sulit berputar karena masyarakat banyak yang berada di dalam rumah.

Menurutnya, pandemi ini juga telah menggoyang perekonomian pesantren karena banyak santri yang semula beraktivitas di lingkungan asrama kini harus kembali ke rumah dan tidak berbelanja di lingkungan pesantren sehingga perekonomian pesantren terpaksa terhenti.

“Pendampingan akan dilakukan oleh para akademisi UI dan pelaku industri kelapa sawit setempat. Selanjutnya, sejalan dengan konsep kampus merdeka, kami juga membuka diri bagi para santri yang ingin seat-in di kelas-kelas perkuliahan di FEB UI,” kata Rahmatina Awaliah saat berbicara dalam peresmian ‘Program Pengembangan Potensi Santripreneur Berbasis UKMK Sawit sebagai Program Pemberdayaan Ekonomi Daerah’ yang diprakarsai oleh PEBS FEB UI bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan dan didukung oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Kamis (01/10).

Rahmatina berharap program ini bisa berkontribusi dalam memberdayakan ekonomi umat dan dalam pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi.

Sementara itu, Para Gubernur dari ketiga provinsi penghasil terbesar kelapa sawit (Sumatera Utara, Riau dan Sumatera Selatan) menyambut baik dan mendukung pelaksanaan program pengembangan potensi santripreneur untuk program pemberdayaan ekonomi daerah.

Para Gubernur berharap, dengan adanya Program Santripreneur Berbasis UKMK Sawit dapat meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi produk kelapa sawit di daerahnya,yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sawit dan pondok pesantren.[]

Related Articles

Back to top button
Close