28.6 C
Jakarta
Kamis, Maret 4, 2021

Mahasiswa KTTI UI Bekali Jiwa Wirausaha Santri Ponpes Ibnu Sina Bogor

KABARLAGI.COM, Salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Di lain sisi, sektor UMKM merupakan sektor yang potensial untuk membangkitkan kembali perekonomian di negeri ini. Merujuk data resmi, sekitar 97 persen lapangan kerja tersedia dari UMKM, namun hanya 3 dari 10 pengusaha di Indonesia termasuk kategori wirausaha.

Sementara, pertumbuhan wirausaha dan UMKM menjadi penting ke depannya. Hal itu mengingat ancaman bonus demografi atau lebih banyaknya usia produktif dibanding ketersediaan lapangan pekerjaan, apalagi di saat pandemi seperti ini banyak yang kehilangan pekerjaan.
 
Menyikapi tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Kajian Wilayah Timur Tengah dan Isam (KTTI) Peminatan Ekonomi Syariah Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) memberikan bekal menumbuhkan jiwa wirausaha melalui kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas) UI di pondok pesantren Ibnu Sina, Jl. Raya Cikampak Jl. Raya Segog, Cibening, Kec. Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
 
Pengmas bertema ‘Aksi UI untuk Negeri, Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship di Lingkungan Pesantren pada masa Pandemi COVID-19’ ini digelar melalui daring dan luring dengan mematuhi protokol kesehatan. Tim pengmas KTTI UI terdiri dari Ika Yulita, Febryna Rizka, Suhail, dan Syarifa Rahmi.
 
Pembina pengmas KTTI UI, Dr. Nurwahidin dalam sambutannya mengatakan pesantren sekarang ini telah banyak melakukan perubahan hal itu disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan masyarakat dan kebijakan pemerintah berkaitan dengan sistem pendidikan.
 
“Pesantren merupakan akar pendidikan kemandirian di Indonesia jika disandingkan dengan lembaga pendidikan yang pernah muncul di Indonesia, pesantren merupakan sistem pendidikan tertua saat ini dan dianggap sebagai produk budaya Indonesia yang indigenous,” kata Dr. Nurwahidin dalam keterangannya di Depok, Kamis (15/10).
 
Lebih lanjut ia menambahkan, menumbuhkan jiwa wirausaha di tengah pandemi harus disosialisasikan ke seluruh masyarakat, termasuk di kalangan pesantren. Seiring dengan perkembangan zaman serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ponpes juga terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas pendidikannya, baik dalam materi/kurikulumnya, maupun metode pembelajarannya.
 
Menurutnya pendidikan ketrampilan juga mendapat perhatian di berbagai ponpes guna membekali para santri untuk kehidupan masa depan.
 
“Pendidikan ketrampilan pada umumnya disesuaikan dengan keadaan dan potensi lingkungan pesantren, seperti ketrampilan wirausaha di bidang peternakan, pertanian, perkebunan dan perdagangan,” katanya.
 
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Sina, Kabupaten Bogor, Muhammad Iqbal mendukung ikhtiar tim pengmas UI untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santrinya. Pasalnya, saat ini salah satu tantangan global adalah sektor wirausaha.
 
“Pembekalan kewirausahaan bagi para santri kami merupakan langkah strategis,” katanya.
 
Ketua Pengabdian Masyarakat KTTI UI, Zulhendra berharap semoga dengan digelarnya pengabdian masyarakat KTTI UI bisa membantu menumbuhkan jiwa entrepreneur santri meski di masa pandemi yang sulit ini.
 
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan paket berupa satu unit wastafel yang diberikan dalam bentuk simbolis kepada pimpinan ponpes Ibnu Sina.
 
Sebelumnya, tim pengmas KTTI UI menggelar webinar bertema ‘Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship di Lingkungan Pesantren pada Masa Pandemi COVID-19’, dengan pemateri founder Imtiyaz Property, pengusaha retail dan bankir syariah, Ahmad Fauqi. ***

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Pos Lantas Jalan Raya Bogor Tiba-Tiba Ambruk

KabarLagi.com - Pos Lantas Polres Metro Depok yang berada di Jl. Raya Bogor rubuh. Pos yang berdiri persis dipinggir kali ini roboh sekitar pukul...

DKR: Walikota Terpilih Perlu Segera Perbaiki Penanganan Covid19 dan Dampaknya Di Depok

KabarLagi.com - Pemerintah Kota Depok perlu segera memperbaiki penanganan wabah covid- 19 dan dampaknya dimasyarakat. Untuk itu Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) akan segera menyampaikan...

Dandim Sambas : Ciptakan Sinergitas Dengan Rakyat, Satgas TMMD Bersihkan Jalan

Kabarlagi.Com - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 1206/Psb melaksanakan gotong royong bersama warga Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan,...

Stay Connected

21,613FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Pos Lantas Jalan Raya Bogor Tiba-Tiba Ambruk

KabarLagi.com - Pos Lantas Polres Metro Depok yang berada di Jl. Raya Bogor rubuh. Pos yang berdiri persis dipinggir kali ini roboh sekitar pukul...

DKR: Walikota Terpilih Perlu Segera Perbaiki Penanganan Covid19 dan Dampaknya Di Depok

KabarLagi.com - Pemerintah Kota Depok perlu segera memperbaiki penanganan wabah covid- 19 dan dampaknya dimasyarakat. Untuk itu Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) akan segera menyampaikan...

Dandim Sambas : Ciptakan Sinergitas Dengan Rakyat, Satgas TMMD Bersihkan Jalan

Kabarlagi.Com - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 1206/Psb melaksanakan gotong royong bersama warga Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan,...

Idris Intruksi Jajarannya untuk Membuat 100 Ribu Lubang Biopori

KabarLagi.com – Usai dilantik pada Jumaat 26 Februari kemarin, Wali Kota Depok, Mohammad Idris langsung membuat gebrakkan yang cukup luar biasa. Gebrakan pertama yang dilakukan...

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Amankan Puluhan Botol Miras dan 10 PMI Non Prosedural

KabarLagi.com - Tak ada celah bagi siapapun yang mencoba melakukan segala bentuk kegiatan ilegal di perbatasan Indonesia-Malaysia Sektor Barat yang menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif...