Serukan isu Lingkungan, Pepsili Bakal Gelar Rakernas Tanggal 4 Desember Ini

0
81

KabarLagi.Com – Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan Indonesia (PEPSILI) akan mengelar rapat kerja nasional (Rakernas) ke-VII mulai tanggal 4-8 Desember. Rakernas tersebut diselenggarakan bekerjasama dengan anggota PEPSILI Universitas
Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Sekretaris Jenderal PEPSILI, Dr. Prabang Setyono, M.Si, C.EIA., IPM mengatakan kehadiran Program studi Ilmu Lingkungan merupakan suatu Oase di tengah padang pasir. Hal ini  sebagai salahsatu jawaban untuk menangani permasalahan Lingkungan yang hari demi hari
semakin kompleks dan menjadi permasalahan seluruh dunia.

Program studi ilmu lingkungan yang  bersifat lintas disiplin namun mempunyai metodologi komprehensif yang jelas dalam konteks dan konsep Problem Solving permasalahan lingkungan di Indonesia perlu bersinergi dengan seluruh Program Studi Ilmu Lingkungan di Indonesia dalam menyatukan Visi Misinya.

“PEPSILI sebagai wadah satu-satunya dalam menyatukan Program studi se Indonesia punya peran strategis dalam mencetak generasi Intelektual kampus yang mulai dari cara pandang, cara bertindak dan cara  bersikap selalu menerapkan kaidah ramah Lingkungan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan Pepsili saat ini dan kedepan diharapkan menjadi rujukan dalam memproduksi naskah akademik kebijakan yang berbasis Lingkungan di
pemerintahan baik skala local, regional maupun Nasional bahkan Internasional.

Selain itu dalam kegiatan Rakernas ini terdapat beberapa agenda antara lain sosialisasi Konsep integrasi ilmu lingkungan dalam profil pelajar Pancasila, Sinkronisasi Nomenklatur Program Studi sesuai dengan kebutuhan profesi Ilmu Lingkungan dalam lembaga sertifikasi profesi (LSP), Penguatan komitmen bersama implementasi Permenristekdikti No 257 Tahun 2017 tentang Nama Program Studi pada Perguruan Tinggi.

“Kemudian inisiasi persiapan pembentukan lembaga akreditasi mandiri (LAM) Ilmu LingkunganSampai saat ini keanggotaan PEPSILI sudah terdistribusi merata dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai pulau Rote yang berarti hampir seluruh daerah di Indonesia sudah terwakili meliputi S1, S2 dan S3 . Program studi ilmu lingkungan dan rumpunnya dalam ilmuilmu sosial dan humaniora termasuk berada di dalamnya.”ungkapnya.

Lanjutnya karena aspek lingkungan hidup adalalah interaksi manusia dengan lingkungannya agar tercapainya kualitas lingkungan yang dapat menopang kehidupan manusia di bumi dalam lintas generasi dan lintas jaman dan teknologi.

Berikut format kegiatan serta  pemateri dalam hari pertama pertemuan akan disampaikan oleh pemangku kebijakan yang berkompeten yaitu:

a. Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd (Sekretaris Ditjen GTK Kemendikbudristek) akan
membawakan tema “Integrasi Lingkungan dalam Profil Pelajar Pancasila”
b. Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D., IPU., ASEAN Eng (Dirjen Dikti Kemendikbudristek)
akan membawakan tema “Sinkronisasi Nomenklatur Prodi Lingkungan di Direktorat
Pendidikan Tinggi dengan Kebutuhan Profesi Lingkungan KemenPanRB”
c. Dr. Ir. Surono, M.Phil (Praktisi) akan membawakan tema “Mengembangkan Sertifikasi,
Spesialisasi, dan Profesi Studi Ilmu-Ilmu Lingkungan”
d. Dr. Sugiono, M.Sc (Eksekutif BAN PT) akan membawakan tema “Inisiasi Pembentukan
Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Ilmu-Ilmu Lingkungan”
e. Pelatihan LCA (Life Cycle Assesment) untuk menambah Kompetensi Teknis Anggota
PEPSILI sebagai tuntutan Ragam Kepakaran Bidang Kailmuan Lingkungan.