KabarLagi.Com– Kordinator Mahasiswa Wera Nusantara (KMWN), Fauzan atau ujang mendorong lahirnya figur dari wera untuk tampil sebagai calon Bupati Bima 2024. Selama ini kata ujang, kecamatan wera selalu menjadi arena pasar bebas untuk perebutan suara saja, setelah itu wera baik dari sisi pembangunan belum banyak perubahan.
” Menurut saya sudah saatnya generasi wera tampil di 2024. Banyak figur dan SDM baik tingkat lokal dan nasional yang dimiliki oleh Wera. Kita harus mulai mendorong figur yang lahir dari wera untuk maju sebagai calon Bupati,” ujarnya. Rabu (24/08/2022)
Menurutnya banyak tokoh-tokoh wera yang sukses di Jakarta dan daerah-daerah lainnya. Tentu menjadi keharusan untuk memikirkan masa depan Bima yang hari-hari ini memerlukan satu konsep besar di tengah krisis pembangunan dan sengkarut persoalan sosial yang belum tertangani dengan baik.
” Kondisi ini seharusnya menjadi panggung untuk pemikir-pemikir Bima untuk turun dan ikut memikirkan jalan solusi untuk daerah. Saya melihat satu potensi besar yang belum mendapat perhatian dari publik, karena selama ini tokoh-tokoh Wera banyak bermain dibelakang layar, selalu menjadi play maker baik di daerah maupun di Nasional,” tegasnya
Selanjutnya SDM di Kecamatan Wera sudah banyak berkiprah baik di dunia pemerintahan, politisi, pengusaha, akademisi, dan praktisi hukum. Oleh karena itu, generasi Wera harus mulai membangun kesadaran bahwa sudah saatnya mendorong figur terbaik wera untuk maju.
” Tidak ada yang susah, kita sudah punya SDM yang memadai. Sederet tokoh -tokoh di jakarta dan daerah lainnnya banyak generasi wera yang punya kwalitas yang teruji,” katanya.
Berangkat dari hal tersebut, aktivis HMI ini mengajak seluruh elemen yang ada di kecamatan wera untuk sama-sama menyatukan sikap agar 2024 lahir generasi Wera maju menjadi Bupati Bima.
” Kapan lagi kalau tidak saat ini, kita bangun persatuan untuk Wera yang lebih baik,” bebernya.
Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa Ikra Nusantara harus menjadi wadah untuk mempersatukan seluruh elemen atau generasi wera agar berpikir untuk perbaikan Bima kedepan.
“Momentum Munas Ikra nanti yang mempertemukan seluruh tokoh-tokoh Wera seluruh Nusantara mestinya mampu mengkonsolidasikan potensi itu dengan maksimal. Tentu harapannya tokoh Wera mampu mengambil peran terbuka dalam menentukan kemajuan daerah,” pungkasnya.
