Ketum DPD IMM NTB usulkan gerakan Influncer di pelantikan IMM Cabang kota Mataram

0
509
Dokumen Istimewa/Pelantikan IMM Kota Mataram

KabarLagi.ComMataram–Pimpinan Cabang IMM Kota Mataram Resmi Melaksanakan Pelantikan di Auditorium Kampus Universitas Mataram, dengan mengusulkan tema “Masifkan penguatan Ideologi dalam Mewujukan IMM Yang Visioner” pada hari senin, 20 Januari 2025.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pejabat kampus, Rektor Ummat Drs. Abdul Wahab, Kapolres Kota Mataram, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Mataram Bapak Hasbil, Ketua Fokal IMM NTB Dr. Syafril. M.Pd dan Ketua Umum DPD IMM NTB Mahmud Yasin, SH.,MH.

Ketua Umum IMM cabang Kota Mataram, Hamid menyampaikan apresiasi kepada semua pihak telah turut membantu dan mendukung atas proses pelantikan ini.

“Pelantikan ini merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan sebaik baiknya”

Hamid Menambahkan, dalam gerakan diaspora Kader, IMM kota mataram akan terus menyesuaikan dengan perkembangan dan dinamika zaman, terlebih memanfaatkan teknologi sebagai basis dakwah dalam menyiarakan pesan~pesan islam dan risalah kenabian melalui platfom digital.

“Kader imm harus meng-upgrade diri dan lebih adaptif dalam menerapkan pola kerja organisasi terhadap dinamika kemajuan teknologi saat ini” tutupnya

Kemudian selanjutnya Ketua umum DPD IMM NTB, Mahmud, SH.,MH menyampaikan dalam sambutannya selamat kepada Pimpinan Cabang IMM Kota Mataram telah dikukuhkan masa bakti tahun 2025-2026.

Mahmud menyampaikan menjelang usia imm ke 61 tahun, gerakan imm semakin komples, perubahan siklus sosial politik, ekonomi, dan teknologi menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi karakter manusia saat ini.

Kader IMM harus mampu melihat dalam dua sisi komplesitas gerakan imm saat ini pertama melihat sebagai tantangan, kedua melihat sebagai peluang.

Pertama, kehadiran teknologi menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup Kader IMM saat ini. Dimana sebagian besar Kader IMM lebih cenderung menghabiskan waktu di platfom media sosial ketimbang pada gerakan convesional.

Faktor ini yang mempengaruhi minimnya partisan kader dalam melihat realitas yang terjadi pada lingkungan kampus secara utuh, dan cenderung mengadopsi informasi yang kurang valid dan hoax, tantangan ini perlu diperbaiki dan di evaluasi oleh kader ikatan mahasiswa muhammadiyah di cabang kota mataram.

Kedua sebagai peluang di era yang sangat kompetitif kader IMM harus responsif dan adaptif dalam memanfaatkan berbagai forum dan kesempatan yang ada sebagai media untuk mengembangkan skill, dan kemampuan agar bisa bersaing di pasar bebas.

“Kader IMM harus update diri dan memanfaatkan platform media sebagai forum gerakan dalam menyajikan informasi dakwal dan kajian-kajian yang bersifat substansi dan aktual agar bisa diterima oleh mahasiswa dan masyarakat pada umumnya” jelasnya

Selai itu, solusi lain yang dapat dilakukan oleh Kader IMM, yakni menciptakan seorang influncer. Influencer memiliki peran besar dalam menyebarkan hal-hal unik, positif, dan kelebihannya kepada orang lain. Tanpa ada paksaan, secara organik orang lain pun mengikuti, menyukai, dan mengapresiasi para Influencer.

“Influencer lahir di era digitalisasi, ada kalanya IMM mengadopsi hal ini, agar hal-hal yang ingin didakwahkan atau disebarluaskan mudah diterima oleh kader-kader ikatan, pelajar umum, dan masyarakat luas” tutupnya