Dukung Ketahanan Pangan, Pj Gubernur NTB Tanam Agroforestri Pangan di Lombok Tengah

0
287
PJ Gubenur Tanam Pohon Agroforestri Pangan/Dokumen humas pemprov ntb

KabarLagi.Com-– Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Rehabilitasi Hutan, melakukan penanaman Agroforestri Pangan di KSU Lembah Jaya, Desa Kabul, Lombok Tengah. Program ini mencakup budidaya padi lahan kering serta tanaman produktif kehutanan berbasis Multi-Purpose Tree Species (MPTS).

Dalam sambutannya, Hassanudin menyatakan bahwa program ini merupakan inisiatif strategis untuk mendukung pemerataan ekonomi sekaligus mengatasi degradasi hutan di NTB. Ia menegaskan pentingnya memberikan akses legal kepada masyarakat dalam pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui program ini, masyarakat harus mendapatkan edukasi dan pendampingan agar dapat memanfaatkan hasil hutan secara ekonomi tanpa merusak ekosistemnya,” ujar Hassanudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara.

Ia juga menekankan perlunya perluasan program ini ke berbagai wilayah lain, dengan menitikberatkan pada pemeliharaan jangka panjang dan penguatan kelompok tani hutan agar program dapat berjalan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi kehutanan dalam mendukung ketahanan pangan, yang menjadi salah satu visi besar Presiden Prabowo Subianto.

“Penanaman ini dilakukan di 26 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk enam lokasi di bawah pengelolaan balai kehutanan sosial dan wilayah kerja Perhutani, serta 17 lokasi binaan Kementerian Pertanian,” paparnya.

Dyah Murtiningsih juga menambahkan bahwa dalam tahap awal, kegiatan ini mencakup penanaman seluas 122 hektar, yang dipusatkan di Kabupaten Indramayu pada kawasan hutan kemasyarakatan milik kelompok tani. Untuk regional Bali-Nusa Tenggara, kegiatan ini dilakukan di area perhutanan KSU Makmur Bersama, Desa Kabul, Lombok Tengah, dengan luas lahan tanam mencapai 10 hektar.

Jenis tanaman yang ditanam dalam program ini mencakup varietas padi lahan kering serta beragam pohon produktif seperti nangka, alpukat, kelengkeng, mangga, kemiri, dan jambu kristal.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten II Setda NTB, Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Bank Indonesia wilayah NTB, jajaran UPT Kementerian Kehutanan, Kepala OPD, serta perwakilan berbagai instansi terkait lainnya. (Sumber Diskominfo NTB)