Mahasiswa FKIP UMMAT, Hafidzah Al-Qur’an Hanik Sukses Jalankan Misi Kemanusiaan di Thailand

0
589

KabarLagiMataram – Hanik, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), membuktikan bahwa dedikasi terhadap ilmu dan kemanusiaan dapat membawa dampak besar di tingkat internasional. Sebagai seorang hafidzah Al-Qur’an sekaligus penerima beasiswa LPDP jalur Hafidz Qur’an, Hanik sukses menjalankan proyek kemanusiaan di Provinsi Yala, Thailand, dengan mengajar di berbagai sekolah Islam.

Dengan semangat mengabdi dan membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, Hanik berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di komunitas Muslim di Yala. Ia tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan bahasa Arab, tetapi juga membangun motivasi bagi para siswa agar terus bersemangat dalam belajar dan meraih mimpi mereka.

“Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya. Berinteraksi langsung dengan anak-anak Muslim di Thailand memberikan perspektif baru tentang pentingnya pendidikan dan dakwah yang inklusif,” ungkap Hanik.

Keberangkatan Hanik ke Thailand sepenuhnya didukung oleh Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam pengabdian kemanusiaan. Dukungan ini sejalan dengan visi UMMAT untuk melahirkan generasi intelektual yang berdaya saing global dan berkontribusi dalam dunia internasional.

Rektor UMMAT, Drs.Abdul Wahab, MA dalam pernyataannya, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian Hanik. “Kami bangga memiliki mahasiswa seperti Hanik yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian yang kuat. UMMAT akan terus mendukung mahasiswa yang ingin berkembang dan membawa nama baik universitas di kancah internasional,” ujarnya.

Kepala Kantor Urusan Internasional UMMAT, Asbah Ambalawi, juga memberikan apresiasi atas kontribusi Hanik dalam misi kemanusiaan ini. “Hanik adalah contoh nyata dari mahasiswa yang memiliki visi global dan jiwa pengabdian yang tinggi. Kami di Kantor Urusan Internasional selalu mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam program internasional yang memberikan manfaat luas, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat dunia. Apa yang dilakukan Hanik di Thailand membuktikan bahwa mahasiswa UMMAT mampu berkontribusi dalam skala global,” ujar Asbah Ambalawi.

Hanik sendiri berharap apa yang telah ia lakukan dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa Indonesia di UMMAT dan Muhammadiyah untuk berani melangkah ke luar negeri dan mengabdikan diri bagi kemanusiaan. “Saya ingin semakin banyak pemuda Muslim yang berani mengambil peran di dunia global. Pendidikan dan pengabdian bisa menjadi jalan untuk membangun hubungan antarbangsa yang lebih baik,” tambahnya.

Keberhasilan Hanik menunjukkan bahwa mahasiswa Muhammadiyah, khususnya dari UMMAT, memiliki potensi besar untuk berkontribusi di tingkat internasional. Dengan semangat dan dedikasi, ia telah membuktikan bahwa ilmu dan pengabdian dapat menjadi jembatan menuju perubahan yang lebih baik. (KUI-UMMAT)