BNPB: 174 Korban Meninggal di Sumut, Aceh, dan Sumbar Akibat Bencana Hidrometeorologi

0
127

KabarLagi.Com Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatra Barat dalam konferensi pers di Bandara Silangit, Jumat (28/11). Tercatat 174 warga meninggal, 79 hilang, dan 12 luka-luka.

Dampak di Sumatera Utara: 116 Meninggal, 42 Hilang

Sumatera Utara menjadi provinsi dengan dampak terberat.
Sebaran korban meninggal:

  • Tapanuli Tengah: 51

  • Tapanuli Selatan: 32

  • Sibolga: 17

  • Tapanuli Utara: 11

  • Humbang Hasundutan: 6

  • Pakpak Barat: 2

  • Padang Sidempuan: 1
    Mandailing Natal tidak melaporkan korban jiwa.

“Data ini masih berkembang karena masih ada lokasi yang belum dapat diakses,” ujar Suharyanto.

Gangguan jaringan transportasi terjadi di berbagai titik, termasuk terputusnya jalur nasional Sidempuan,Sibolga dan ruas Sipirok,Medan. Beberapa wilayah di Mandailing Natal juga terisolasi akibat banjir dan longsor.

Penyaluran logistik terus berjalan melalui pengiriman bahan makanan, tenda, perlengkapan keluarga, hingga alat berat untuk pembukaan akses. Bantuan Presiden berupa tenda, genset, LCR, kompresor, dan peralatan komunikasi juga telah disalurkan.

Untuk mengatasi lumpuhnya jaringan komunikasi, BNPB memasang perangkat Starlink di posko pengungsian dan posko darurat.

Sumber BNPB