KabarLagi.com-Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) langsung bergerak menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir bandang di Pulau Sumbawa. Bencana tersebut dipicu curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ahmad Yani, S.Pd., M.M. Inov, menyampaikan hal itu usai rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat, Minggu (1/2/2026). Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi pada 29 dan 30 Januari 2026 memicu banjir bandang di sejumlah daerah.
Di Kabupaten Sumbawa, banjir dilaporkan melanda Kecamatan Ropang, Empang, Plampang, dan Rhee dengan dampak yang cukup luas. Sementara di Kabupaten Bima, banjir bandang juga terjadi dengan intensitas kuat di Kecamatan Soromandi.
“Di Pulau Sumbawa terjadi banjir bandang di beberapa tempat, di Bima dan di Kabupaten Sumbawa. Di Kabupaten Sumbawa itu tanggal 29 terjadi banjir bandang, tanggal 30 juga terjadi banjir bandang. Di sana di Kecamatan Ropang, Kecamatan Empang, Kecamatan Plampang, kemudian Kecamatan Rhee dan lain sebagainya, dan hampir merata. Dan di Bima cukup kuat juga banjir bandang di Kecamatan Soromandi, sehingga menjadi atensi pimpinan kita untuk segera memperhatikan kondisi ini,” ujar Ahmad Yani.
Merespons laporan serta surat permintaan bantuan dari pemerintah daerah terdampak, Posko Tanggap Darurat Provinsi NTB segera menyiapkan bantuan logistik untuk disalurkan, terutama ke Kabupaten Sumbawa.
“Langkah-langkah strategis yang kami lakukan sesuai dengan permintaan dan surat dari Kabupaten Sumbawa yang meminta bantuan logistik. Hari ini kita kirim logistik ke sana, apa yang ada dulu seperti sembako, air, tikar, dan tambahan logistik-logistik lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, untuk Kabupaten Bima, pihaknya masih melakukan koordinasi lebih lanjut terkait kesiapan kendaraan serta pembiayaan pengiriman agar distribusi bantuan dapat berjalan lancar.
“Sedangkan di Kabupaten Bima, sambil kami koordinasikan untuk kendaraannya dan biaya kirimnya ke sana, yang memang harus kami pikirkan. InsyaAllah untuk Kabupaten Sumbawa, siang nanti sekitar jam satu atau jam dua, truk sudah tersedia dan logistik berupa sembako, air, tikar, dan lainnya sudah siap dikirim,” tambah Ahmad Yani.
Posko Tanggap Darurat Provinsi NTB terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota serta instansi terkait, guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi.
