Rektor UMMAT Raih Gelar Doktor, Angkat Isu “Talaq Telu” dan Nasib Perempuan Sasak

0
62

KabarLagi.Com–Meraih gelar akademik tertinggi merupakan impian besar bagi setiap akademisi. Gelar doktor bukan sekadar simbol prestise, tetapi juga cerminan kualitas keilmuan, kedalaman riset, serta komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat.

Momen membanggakan itu kini diraih oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Sosok beliau dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, tawaduk, dan murah senyum, namun memiliki dedikasi kuat dalam dunia pendidikan tinggi.
Dalam ujian terbuka disertasi yang berlangsung khidmat, beliau mempertahankan karya ilmiahnya yang berjudul:

“Talaq Telu dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi Fenomenologis tentang Perceraian Perempuan Sasak.”Rabu (04/02/2026).

Disertasi tersebut lahir dari realitas sosial yang masih hidup di tengah masyarakat Sasak, yakni praktik talaq telu (talak tiga sekaligus). Melalui pendekatan fenomenologis, penelitian ini menelusuri pengalaman nyata perempuan yang terdampak perceraian model tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik talaq telu tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor. Mulai dari aspek psikologis dalam relasi suami-istri, budaya patriarki yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat, tekanan sosial-budaya, hingga persoalan ekonomi keluarga.

Dalam temuannya, Dr. Abdul Wahab menegaskan bahwa talaq dalam konteks tersebut kerap berfungsi sebagai instrumen kekuasaan dalam rumah tangga. Dampaknya bersifat multidimensional bagi perempuan, antara lain kerentanan ekonomi, hilangnya perlindungan hukum akibat perceraian yang tidak tercatat secara resmi, serta stigma sosial yang semakin memperkuat marginalisasi mereka di ruang sosial.

Riset ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan Hukum Keluarga Islam, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi penguatan perspektif keadilan gender dan perlindungan hukum bagi perempuan, khususnya di wilayah Lombok dan masyarakat Sasak pada umumnya.Capaian akademik ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UMMAT. Di tengah kesibukan memimpin perguruan tinggi, Dr. Abdul Wahab menunjukkan bahwa semangat belajar dan meneliti tidak pernah berhenti.

Selamat atas raihan gelar Doktor kepada Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A. Semoga ilmu yang diraih membawa keberkahan, memperkuat kepemimpinan beliau, serta mengantarkan Universitas Muhammadiyah Mataram menuju kemajuan akademik yang semakin gemilang dan berdampak luas bagi masyarakat.