KabarLagi.com—Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu mengamankan dua remaja yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang pelajar yang sempat menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Kasus tersebut berawal dari peristiwa yang terjadi pada Jumat (5/6) dini hari di Jalan Raya Lingkungan Mantro, Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu. Korban berinisial AL (16), warga Desa O’o, mengalami luka robek di bagian kepala setelah terjatuh dari sepeda motor. Sementara rekannya, MN (16), mengalami luka lecet pada bagian kaki.
Berdasarkan laporan yang diterima, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil pengumpulan keterangan dan alat bukti, penyidik kemudian mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.
Pada Minggu (7/6) malam, Tim URC Satreskrim Polres Dompu bergerak mengamankan dua terduga pelaku berinisial A (16) dan F (16). Salah seorang sempat berusaha melarikan diri saat akan ditangkap, namun berhasil diamankan bersama sepeda motor yang diduga digunakan saat kejadian.
Kedua remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Dompu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga keduanya terlibat dalam aksi pelemparan yang menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka.
Kasat Reskrim Polres Dompu, Fitrawan Dwi Ramadhani, mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah penyidik mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti di lapangan. Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan secara bertahap hingga identitas para terduga pelaku berhasil diketahui.
Peristiwa ini sebelumnya sempat memicu reaksi warga dan menjadi perhatian luas di media sosial. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu proses hukum berjalan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani proses penyidikan di Polres Dompu. Penyidik juga terus mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan seluruh fakta dalam perkara tersebut terungkap secara menyeluruh.(TM)
