KabarLagi.com—Di tengah kondisi ekonomi yang mendorong masyarakat untuk berhemat, sejumlah warga Kabupaten Dompu memanfaatkan wisata alam sebagai alternatif rekreasi bersama keluarga. Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi saat musim kemarau adalah aliran sungai di Desa Katua, Kecamatan Dompu.
Sungai dengan air jernih dan hamparan bebatuan alami itu menjadi tujuan favorit warga untuk mandi, bermain air, dan bersantai tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Berbeda dengan sejumlah destinasi wisata populer di Dompu yang membutuhkan biaya transportasi maupun kebutuhan rekreasi lainnya, sungai tersebut dapat dinikmati secara gratis.
Yuniarni, warga Bali Bunga, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, mengaku memilih menghabiskan waktu libur bersama keluarga di sungai karena lebih hemat.
“Tidak perlu bayar tiket masuk ataupun parkir. Kami bisa mandi dan bersenang-senang bersama keluarga,” ujarnya, Minggu (14/6).
Menurut Yuniarni, suasana alami yang ditawarkan sungai tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan tempat wisata lainnya.
“Rasanya seperti kembali ke masa kecil. Airnya jernih dan suasananya masih alami,” katanya.
Sungai Desa Katua telah lama menjadi alternatif wisata musiman bagi masyarakat Dompu, terutama saat musim kemarau. Air yang relatif jernih dan tenang membuat lokasi ini ramai dikunjungi warga dari berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Woja, Pajo, hingga sejumlah daerah di Kabupaten Bima.
Selain menjadi tempat rekreasi murah, kawasan sungai tersebut juga dimanfaatkan warga sebagai lokasi berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
Namun, aktivitas wisata di lokasi itu hanya berlangsung saat musim kemarau. Ketika musim hujan tiba, aliran sungai menjadi lebih deras dan berpotensi membawa banjir kiriman dari wilayah pegunungan sehingga dinilai tidak aman untuk aktivitas mandi maupun bermain air.
Di balik daya tarik alamnya, kondisi kebersihan kawasan sungai masih menjadi perhatian. Sejumlah sampah plastik terlihat berserakan di beberapa titik akibat ditinggalkan pengunjung. Keberadaan sampah tersebut mengurangi keindahan kawasan yang memiliki bentang alam berupa bebatuan besar dan aliran air yang masih alami.
Warga berharap kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat meningkat agar kawasan sungai tetap nyaman dan layak menjadi salah satu alternatif wisata alam bagi masyarakat Dompu.(TM)
