Dekranasda Kabupaten Bima Promosikan Tenun dan Kriya Lokal di HUT Ke-46 Dekranas Makassar

0
32

KabarLagi.com–Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bima turut ambil bagian dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Keikutsertaan ini menjadi upaya memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas peluang pasar bagi para perajin lokal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Bima, Murni Suciyanti Ady Mahyudi, bersama jajaran pengurus tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu (8/7). Rombongan disambut panitia pelaksana dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan berskala nasional tersebut.

Partisipasi Kabupaten Bima dalam ajang tahunan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempromosikan kekayaan kerajinan berbasis budaya lokal, terutama kain tenun dan berbagai produk kriya yang dihasilkan para perajin Bima.

Murni Suciyanti mengatakan, HUT Dekranas menjadi wadah strategis bagi setiap daerah untuk menampilkan potensi unggulannya kepada masyarakat luas.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan dan budaya daerah. Kabupaten Bima memiliki beragam produk unggulan, khususnya kain tenun dan karya kriya yang terus didorong agar semakin dikenal serta memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dekranasda Kabupaten Bima terus melakukan pendampingan kepada para perajin melalui peningkatan kualitas produk, pengembangan desain, hingga perluasan promosi dan pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Rangkaian HUT ke-46 Dekranas di Makassar diisi dengan berbagai agenda, termasuk pameran kriya dan wastra Nusantara yang menampilkan produk unggulan dari Dekranasda provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Melalui keikutsertaan tersebut, Kabupaten Bima berharap produk kerajinan lokal semakin dikenal di tingkat nasional, sekaligus membuka peluang kerja sama dan pasar baru bagi para pelaku usaha kreatif.

“Kami berharap ajang ini dapat menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus berkarya, menjaga kualitas, serta mengembangkan produk berbasis kearifan lokal,” kata Murni.

Peringatan HUT ke-46 Dekranas tahun ini juga menjadi momentum memperkuat peran industri kerajinan sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif nasional, sekaligus menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia.(TM)