KabarLagi.com–Kabar menggembirakan datang bagi para petani di Kabupaten Bima. Sebanyak 10 desa dipastikan menerima bantuan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) senilai Rp3 miliar, hasil aspirasi atau dana pokok pikiran (Pokir) Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil NTB I, Hj. Mahdalena.
Program tersebut diharapkan menjadi angin segar bagi sektor pertanian, terutama dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian yang selama ini menjadi salah satu kendala bagi para petani.
Bantuan disalurkan melalui Kementerian Ketahanan Pangan, dengan masing-masing desa memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp300 juta yang bersumber dari APBD. Pelaksanaan pembangunan telah dimulai sejak Mei 2026.
Adapun desa-desa yang menerima bantuan Jalan Usaha Tani tersebut meliputi Desa Dadibou (Woha), Rasabou (Bolo), Tenga (Woha), Tangga (Monta), Donggobolo (Woha), Bolo (Madapangga), Nggembe (Bolo), Dena (Madapangga), Cenggu (Belo), dan Tonda (Madapangga).
Keberadaan Jalan Usaha Tani dinilai sangat penting karena tidak hanya mempermudah mobilitas petani menuju lahan, tetapi juga memperlancar distribusi hasil panen, menekan biaya angkut, serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah pedesaan.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima mengingatkan agar pelaksanaan proyek tersebut menjadi perhatian bersama. Menurutnya, setiap rupiah yang berasal dari anggaran negara harus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Apapun bentuknya yang bersumber dari anggaran negara, wajib kita awasi bersama pelaksanaannya agar hasilnya maksimal. Ketua kelompok juga saya ingatkan, jangan macam-macam, harus bekerja dengan benar,” tegas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran, tetapi juga pengawasan dari seluruh pihak agar kualitas pekerjaan benar-benar sesuai harapan.
Sementara itu, para ketua kelompok tani di desa penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan melalui pembangunan Jalan Usaha Tani tersebut. Mereka berharap akses pertanian yang lebih baik mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus mempercepat distribusi komoditas pertanian ke pasar.
Bagi petani, keberadaan Jalan Usaha Tani bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan menjadi infrastruktur penunjang yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hj. Mahdalena yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI terus berupaya memperjuangkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Komisi VIII membidangi urusan agama, sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.
Sebelum terpilih menjadi anggota DPR RI, Mahdalena juga pernah mengemban amanah sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bima periode 2019–2024, sehingga dinilai memahami kebutuhan pembangunan di tingkat desa, termasuk penguatan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Bima.
