Ratusan Mahasiswa FKIP UMMAT Siap Mengajar dan Mengabdi di Lombok Tengah melalui PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan 2026

0
24

KabarLagi.Com— Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) secara resmi melepas 288 mahasiswa peserta Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Lapangan FKIP UMMAT, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 288 mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke berbagai sekolah yang tersebar di Kabupaten Lombok Tengah untuk melaksanakan praktik kependidikan sekaligus kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pelepasan dihadiri Rektor UMMAT, Dr. H. Abdul Wahab, M.A.; para Wakil Rektor; Dekan FKIP UMMAT, Dr. Muhammad Nizaar, M.Pd.Si.; para Wakil Dekan FKIP; seluruh Ketua Program Studi di lingkungan FKIP; Dosen Pembimbing Lapangan (DPL); panitia; serta seluruh mahasiswa peserta.

PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan merupakan program pembelajaran lapangan yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami, merencanakan, dan mengelola proses pembelajaran di sekolah. Selain menjalankan praktik mengajar, mahasiswa juga akan melaksanakan sejumlah program pengabdian yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat setempat.

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang telah diperoleh selama perkuliahan. Program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan dinamika dunia pendidikan serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dengan sekolah dan masyarakat.

Rektor UMMAT, Dr. H. Abdul Wahab, M.A., memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membentuk karakter sebagai calon pendidik profesional.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar yang sesungguhnya untuk mengasah kompetensi, membangun karakter, dan menunjukkan dedikasi sebagai calon pendidik. Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Mataram serta bangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah dan masyarakat,” pesannya.

Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar mampu memanfaatkan pengalaman selama berada di lokasi penugasan sebagai bekal dalam menjalankan profesi guru pada masa mendatang.

“Manfaatkan setiap pengalaman yang diperoleh sebagai bekal menjadi guru profesional yang mampu menghadirkan perubahan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” lanjutnya.

Sementara itu, Dekan FKIP UMMAT, Dr. Muhammad Nizaar, M.Pd.Si., menegaskan bahwa mahasiswa FKIP memiliki tanggung jawab besar karena dipersiapkan menjadi tenaga pendidik profesional. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan mengajar, mendidik, berkomunikasi, dan menjadi teladan.

“Mahasiswa FKIP harus memiliki keterampilan yang berbeda, terutama dalam kemampuan mengajar dan mendidik di sekolah. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, membangun karakter sebagai pendidik, serta menunjukkan etika, kedisiplinan, dan profesionalisme,” tegasnya.

Ia juga meminta mahasiswa agar mampu menyesuaikan diri dengan budaya sekolah, menghormati guru dan tenaga kependidikan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan peserta didik dan masyarakat.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Unit Pengelola Praktik Lapangan (UPPL) FKIP UMMAT, Syafruddin Muhdar, M.Pd., berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian program dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.

“Kami berharap seluruh mahasiswa mengikuti setiap tahapan kegiatan di lapangan dengan sungguh-sungguh serta menjaga koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan dan pihak sekolah. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian yang maksimal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pelepasan tersebut, 288 mahasiswa FKIP UMMAT resmi diberangkatkan untuk melaksanakan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan di sekolah-sekolah yang tersebar di Kabupaten Lombok Tengah.

Program ini menjadi salah satu wujud komitmen FKIP UMMAT dalam mencetak calon guru yang profesional, berkarakter Islami, adaptif terhadap perkembangan pendidikan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.

Seluruh peserta diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika profesi keguruan, serta membangun kolaborasi yang harmonis dengan pihak sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, pelaksanaan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan Tahun 2026 diharapkan memberikan manfaat yang luas bagi mahasiswa, sekolah, dan masyarakat.