KabarLagi.com—Puncak Sanipata Waisak 2026 di Lombok Utara juga menjadi panggung lahirnya sejumlah komitmen baru dari pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada umat Buddha.
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir dalam setiap agenda besar umat Buddha sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan beragama dan penguatan toleransi di daerah.
Salah satu terobosan yang diumumkan adalah pelayanan administrasi pernikahan bagi umat Buddha. Menurut Najmul, pemerintah kini siap memfasilitasi pengurusan dokumen pernikahan secara cepat tanpa membedakan pelayanan berdasarkan agama.
Selain itu, Pemkab Lombok Utara juga tengah mengupayakan terbentuknya Penyelenggara Urusan Agama Buddha di tingkat kabupaten agar pelayanan administrasi keagamaan semakin mudah diakses masyarakat.
Najmul mengungkapkan kebanggaannya karena Lombok Utara selama enam tahun berturut-turut berhasil meraih predikat Kabupaten Peduli Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Agama RI. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa toleransi di Lombok Utara tumbuh kuat di tengah keberagaman masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengajak seluruh masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah. Ia menilai seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan keberagaman merupakan anugerah yang harus dijaga bersama.
Menurutnya, kehidupan harmonis masyarakat Lombok Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun persaudaraan lintas agama. Wagub juga mengapresiasi keterwakilan umat Buddha di lembaga legislatif yang dinilai mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat melalui jalur dialog dan demokrasi.
Menutup sambutannya, Indah menyatakan siap mempererat silaturahmi dengan umat Buddha di Lombok Utara dan berharap hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga demi kemajuan daerah.
