KabarLagi.com—Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan prestasi di bidang riset dan inovasi. Dosen Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UMMAT, Islahudin, S.Pd., M.PFis., berhasil memperoleh Paten Sederhana (Granted) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI atas inovasi Alat Pendeteksi Endapan Lumpur pada Selokan Berbasis Koil Datar dengan Buzzer.
Paten tersebut resmi diberikan pada 7 Mei 2026 dengan Islahudin sebagai inventor, sementara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMAT menjadi pemegang paten.
Islahudin mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran, ketelitian, serta dukungan berbagai pihak sejak pengajuan paten pada Juni 2025 hingga akhirnya disetujui.
Inovasi tersebut dirancang untuk mendeteksi endapan lumpur di saluran selokan menggunakan sistem koil datar dan buzzer sebagai indikator. Alat ini diharapkan dapat membantu pemantauan kebersihan saluran air secara lebih praktis, efektif, dan efisien.
Ia berharap paten ini dapat memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan UMMAT serta mendorong dosen dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Keberhasilan tersebut juga menegaskan komitmen UMMAT dalam mengembangkan hasil penelitian dan meningkatkan kekayaan intelektual yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pemerintah, dan dunia industri.
