KabarLagi.Com – Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan RI KANWIL NTB, Bahwasanya Pemda bima dinilai tidak mempunyai prestasi baik dalam hal pembangunan.
Hal ini disampaikan Ruslan Beko sebagai seorang aktivis NTB bahwa, Bupati Bima (IDP) adalah Pemimpin perempuan daerah NTB dengan zero prestasi dalam pembangunan dan kemajuan Bima,”ungkapnya.
Ruslan juga menambahkan bahwa, dibidang Pariwisata di Bima sama sekali tidak ada kebijakan dan regulasi yang jelas yang dimunculkan oleh PEMDA Bima terkait konsep pengembangan Pariwisata. Begitu pula di bidang Pertanian belum ada kebijakan yang benar-benar pro terhadap petani dan itu terbukti dengan munculnya berbagai macam persoalan harga pupuk, kenaikan harga bibit dan obat-obatan serta program-program pembangunan yang masih amburadul,” pungkasnya.
Ia juga menambahkan, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan juga ditambah hasil audit BPK KANWIL NTB menunjukan keterpurukan pembangunan Kab. Bima.
“Dari data yang saya pegang puluhan pembangunan rata-rata kekurangan pada volume pembangunan seperti pada Dermaga Perahu Oi Panihi dengan nilai kontrak Rp. 1.693.500.000,00, pada pembangunan Puskesmas Sanggar dengan nilai kontrak Rp. 8.390.000.000,00, pada pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Sanggar dengan nilai kontrak Rp. 828.300.00,00 serta masih banyak lagi pembangunan-pembangunan yang tidak sesuai perencanaan,” ungkapnya. Mataram (4/2/2022)
Lanjut Ruslan Beko, pada pengelolaan aset daerah juga masih sangat memprihatinkan, serta pengelolaan pendapatan retribusi Daerah belum dilakukan secara optimal seperti retribusi pengendalian menara, rumah potong hewan, pendapatan sewa alat berat dan lain-lain.
Persoalan tersebut diatas menunjukan kualitas kepemimpinan Bupati Bima (IDP) yang amat buruk. Hasil observasi saya telah membuktikan berbagai macam kegagalan Bupati Bima hari ini. Sungguh menyedihkan,” tutupnya.
