Musibah di Simpang Tiga Kodim, Tujuh Kios Warga Ludes Dilalap Api

0
20

KabarLagi.com—Suasana sore yang semula berjalan seperti biasa di kawasan Simpang Tiga Kodim 1614 Dompu, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api muncul dan melahap deretan kios milik warga, Kamis (4/6) sekitar pukul 17.10 WITA.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan tujuh unit toko dan kios yang menjadi sumber mata pencaharian sejumlah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi para pemilik usaha yang harus menyaksikan bangunan beserta sebagian isi kios mereka ludes terbakar.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang dapur salah satu kios bernomor empat. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan di sekitarnya.

Salah seorang saksi, Fadlin, menuturkan bahwa cuaca panas disertai hembusan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan. Kondisi bangunan yang sebagian besar masih menggunakan material kayu turut mempercepat proses perambatan api dari satu kios ke kios lainnya.

Tujuh pemilik kios yang terdampak dalam peristiwa tersebut masing-masing Evi (30), Mamanue (52), Salehudin (57), Joko (48), Bahmi (43), Julkarnaen (40), dan Heriansyah (36). Sebagian dari mereka menggantungkan penghasilan keluarga dari usaha yang dijalankan di lokasi tersebut.

Upaya pemadaman segera dilakukan setelah kebakaran terjadi. Sekitar pukul 17.20 WITA, satu unit mobil Water Cannon Polres Dompu tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan untuk menghambat penyebaran api. Tidak lama berselang, dua unit mobil Pemadam Kebakaran turut diterjunkan guna mempercepat proses pemadaman.

Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, menerima informasi mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 17.50 WITA. Setelah mendapatkan laporan, Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Dorotangga dan personel piket Polsek Dompu segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu penanganan kejadian.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas pemadam kebakaran, anggota kepolisian, dan warga setempat akhirnya berhasil mengendalikan serta memadamkan api sekitar pukul 19.20 WITA. Namun, seluruh bangunan kios yang berada di lokasi kejadian tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.

Akibat kejadian tersebut, para pemilik kios diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp250 juta. Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, musibah ini menjadi pukulan berat bagi para korban yang kehilangan tempat usaha sekaligus sumber penghidupan mereka.

Berdasarkan hasil analisis awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik dari salah satu kios sebelum akhirnya merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (TM)