Diduga Dibobol Maling, Kabel Instalasi Listrik Dapur MBG di Dompu Raib, Kerugian Capai Rp20 Juta

0
18

KabarLagi.com–Bangunan Dapur MBG milik Safrudin Taufik yang berlokasi di Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, diduga menjadi sasaran aksi pencurian. Sejumlah kabel instalasi listrik yang telah terpasang dilaporkan hilang setelah pelaku diduga membobol bagian plafon bangunan yang masih dalam tahap penyelesaian tersebut, Minggu (5/7/2026).

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh para pekerja pemasangan plafon yang datang sekitar pukul 07.30 WITA untuk melanjutkan pekerjaan. Saat memasuki bangunan, mereka mendapati plafon di sisi utara dalam kondisi rusak dan diduga sengaja dibobol.

Setelah dilakukan pengecekan, para pekerja juga menemukan sejumlah kabel instalasi listrik yang sebelumnya terpasang di area tersebut telah hilang.

Mengetahui kejadian tersebut, para pekerja segera menghubungi pemilik bangunan, Safrudin Taufik, untuk melaporkan dugaan pencurian yang terjadi di lokasi proyek.

Mendapat laporan itu, Safrudin Taufik, yang akrab disapa Koko, langsung meminta petugas instalasi listrik mendatangi lokasi guna memastikan kondisi bangunan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan pada plafon serta hilangnya sejumlah kabel instalasi listrik.

“Iya, benar. Kabel instalasi listrik di bangunan baru Dapur MBG milik saya di Kelurahan Bali Satu hilang. Sambil kami mengupayakan pemasangan kembali instalasi yang dicuri, kasus ini akan kami laporkan secara resmi kepada Kapolres Dompu dengan melampirkan barang bukti berupa rekaman CCTV agar dapat diproses lebih lanjut,” ujar Safrudin saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan pengamanan di lokasi proyek agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, mengingat pembangunan dapur tersebut masih berlangsung.

Akibat peristiwa itu, Safrudin memperkirakan total kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp20 juta, meliputi kerusakan plafon dan hilangnya kabel instalasi listrik.

Hingga berita ini diturunkan, rencana pelaporan resmi ke Polres Dompu masih dalam proses. Pihak pemilik berharap pelaku dapat segera diungkap melalui penyelidikan kepolisian, termasuk dengan memanfaatkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang telah diamankan sebagai barang bukti.(TM)